Breaking News:

Kupi Beungoh

Sejarah Panjang Sabang dan Kekuatan Besar Ekonomi Aceh

Jikapun Pelabuhan Bebas Sabang belum berjalan baik, masyarakat Sabang memiliki kekuatan tersendiri untuk menghidupi ekonominya

Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Magister pada Ilmu Sejarah Tamaddun Islam pada Universitas Islam Negeri Ar-raniry 

Hal ini terungkap dari buku Oost Azie en Indie (Asia Timur dan India).

Baca juga: Pandemi Semakin Parah, Malaysia Tutup Pusat Vaksinasi karena 200 Petugasnya Terjangkit Covid-19 

Baca juga: Buat Pernyataan Kontroversi, Lois Owien Terancam Hukuman Penjara, Dianggap Sebar Hoaks Covid-19

Tahun 1899, Balthazar Heldring selaku direktur NHM merubah Atjeh Associate menjadi N.V. Zeehaven en Kolenstation Sabang te Batavia (Sabang Seaport and Coal Station of Batavia).

Yang kemudian dikenal dengan Sabang Maatschappij dan merehab infrastruktur pelabuhan agar layak menjadi pelabuhan bertaraf internasional.

Tahun 1903 CJ Karel Van Aalst sebagai direktur NHM yang baru, mengatur layanan dwi-mingguan antara pelabuhan Sabang dan negeri Belanda, melibatkan Stoomvaart Maatschappij Nederland (Netherlands Steamboat Company) dan Rotterdamsche Lloyd.

Selain itu, dia juga mengatur suntikan modal penting bagi Sabang Maatschappij dengan NHM sebagai pemegang saham mayoritas.

Tahun 1910 didirikan stasiun radio pemancar (Radio Zendstation te Sabang) di Ie Meulee (salah satu dari tujuh radio pemancar di Hindia Belanda Timur) untuk kemudahan komunikasi antara Belanda dan wilayah koloninya.

Tahun 1942, pada saat Perang Dunia ke II, Sabang diduduki oleh Jepang dan dijadikan basis pertahanan wilayah barat. Sabang sebagai pelabuhan bebas ditutup.

Tahun 1945, Sabang mendapat dua kali serangan dari pasukan Sekutu dan menghancurkan sebagian infrastruktur.

Kemudian Indonesia Merdeka tetapi Sabang masih menjadi wilayah koloni Belanda. Tahun 1950 Setelah KMB, Belanda mengembalikan Sabang kepada Indonesia.

Upacara penyerahannya berlangsung di gedung Controleur (gedung Dharma Wanita sekarang).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved