Senin, 15 Juni 2026

Opini

Komunikasi Politik Sinovac-Moderna

Akhir 2019 ditemukan penyakit jenis flu, corona virus di Wuhan China. Penyakit menular mirip H1N1 dan SARS menjadi sorotan dunia

Tayang:
Editor: bakri
IST
Abdul Rani Usman,  Alumni Program Pendidikan Reguler Angkatan LVI, 2017 Lemhannas RI 

China berambisi mengembangkan potensi bangsa guna membangun keharmonisan dengan sosialisme gaya China. Saat ini negara Tirai Bambu mengembangkan potensi politik dan ekonominya melalui Jalur Sutra yang disebut dengan One Belt One Road. Konsekuensi logis dari kiprah negeri panda tersebut turut bersaing dengan AS. Karena selama persaingan global dan berlalunya perang dingin maka China dan Amerika terus berseteru dan bahkan bernegosiasi dengan dua kekuatan.

Negosiasi tersebut di antaranya berlomba mempengaruhi negara sahabat dengan vaksin corona-moderna.

Posisi strategis Indonesia

Indonesia sebagai negara besar yang mempunyai potensi, sumber daya alam dan manusia menjadi incaran bangsa-bangsa maju. Fenomena saat ini Indonesia sedang menangani pandemi. Kondisi pandemi menjadi krusial bagi Indonesia keluar dari pandemi. Karena sampai saat ini Indonesia belum mampu membuat vaksin buatan murni Indonesia.

Fenomena kesehatan ini menjadi ajang bisnis dan politik global. Jika Indonesia di awal lahirnya Covid-19 nekat membuat vaksin maka keunggulan Indonesia diperhitungkan di dunia global.

Perlombaan dan pertarungan politik China-AS merembes kepada Indonesia. Karena kedua negara besar ini menganggap sama-sama penting bagi pengembangan pengaruh ekonomi, politik, dan militer mereka di Indonesia. Usaha Indonesia mencari jalan pintas membeli vaksin dari Tiongkok merupakan solusi tepat karena, China telah mampu menangani Corona dengan cepat.

Hal ini terbukti dengan menciptakan vaksin Sinovac. Kekuatan China bernegosiasi dengan Indonesia diperkuat dengan gaya bisnis mereka yang mendarah daging, sehingga mitra dagang Indonesia sangat diperhitungkan.

Sedangkan AS sebagai pemain tunggal setelah runtuhnya Rusia sedikit terlambat dalam menciptakan vaksin ,sehingga banyak dari warganya meninggal karena corona virus ini. Donasi AS untuk Indonesia bermanfaat karena Indonesia masih banyak membutuhkan ratusan juta vaksin,  sehingga vaksin dari manapun datang tetap bermanfaat bagi Indonesia.

Konsekuensi logis dari keterbatasan Indonesia membuat vaksin menjadi masyarakat memilih vaksin dari mana yang bagus dan cocok bagi metabolisme tubuh masyarakat Indonesia. Secara biologis dan geografis vaksin dari Tiongkok duluan dipilih oleh pemerintah Indonesia, karena cepat, tepat dan dekat. Sedangkan vaksin Moderna baru akan diperkenalkan ke Indonesia.

Namun demikian kegaulan persepsi masyarakat adalah vaksin yang dibeli dari negara komunis dan vaksin satu lagi dari kapitalis. Kedua vaksin tersebut berasal dari negara sahabat, namun ideologis mereka adalah berbeda dengan Indonesia.

Sebagai bangsa yang berdaulat dan berideologi Pancasila maka kemampuan untuk menyaring vaksin mana yang cocok, halal, dan baik bagi bangsa Indonesia sangat urgen untuk dipilih. Bukan baik dan cocok untuk vaksin bagi negara pencipta vaksin, China- Amerika. Karena uji coba vaksin tentunya membutuhkan perlakuan yang bermacam ragam sehingga cocok dan aman bagi bangsa Indonesia.

Kebaikan, kehalalan, dan keamanan vaksin selain diperuntukkan bagi kesehatan wargana negara sekaligus keamanan bagi ideologi bangsa Indonesia. Artinya persaingan politik-bisnis vaksin untuk Indonesia membutuhkan pemikiran dan kebijakan yang mendalam bagi politikus dan negarawan Indonesia dalam menyikapi permainan komunikasi politik melalui vaksinasi di Indonesia.

Artinya saat ini yang dibutuhkan adalah melahirkan vaksin buatan Indonesia asli yang cocok, halal, dan aman bagi kesehatan masyarakat Indonesia dan aman bagi ketahanan negara Indonesia.

Politikus dan negarawan mempunyai kekuatan dalam memberi masukan kepada pemerintah dalam penggunaan vaksin yang aman, sehat, halal, dan tidak dipermainkan oleh politik bisnis politik Sinovac-Moderna.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved