Breaking News:

Negara Barat dan Israel Kini Harus Hati-hati, Iran Punya Kemampuan Serang Pakai Drone Canggih

Keberhasilan Iran menciptakan sistem pertahanan udara yang bersumber di dalam negeri telah membantu Teheran mencapai swasembada di sektor ini.

Editor: Said Kamaruzzaman

SERAMBINEWS.COM - Terlepas dari statusnya masih sebagai kekuatan regional, bukan kekuatan global, Republik Islam telah berhasil mengembangkan dan menerjunkan aneka koleksi drone kelas dunia, dengan desain mulai dari kendaraan udara tak berawak pengintai (UAV) kecil yang bergerak lambat hingga sistem taktis multiperan dan drone bunuh diri bertenaga jet jarak jauh.

“Pasukan pertahanan udara Iran menikmati kemampuan yang kuat di bidang perang pesawat tak berawak, dan negara ini ‘mampu melakukan setiap jenis’ operasi yang melibatkan UAV,” kata komandan Angkatan Pertahanan Udara Brig Jenderal Alireza Sabahifard seperti dilaporkan Sputniknews, Rabu (4/8/2021).

“Karena angkatan bersenjata dilengkapi dengan sistem pertahanan udara paling modern di dunia, mereka dapat menikmati kemampuan yang sangat tinggi untuk melakukan operasi drone jenis apa pun dengan sukses,” kata Sabahifard, berbicara di Universitas Komando dan Staf AJA di Teheran pada Senin.

Sang Komandan melanjutkan, keberhasilan industri pertahanan Iran dalam menciptakan dan produksi sistem pertahanan udara yang bersumber di dalam negeri telah membantu Teheran mencapai swasembada di sektor ini.

Baca juga: Milisi Iran Kembali Serang Drone ke Pangkalan AS, Peringatkan Agar Segera Hengkang

Baca juga: Subsidi Gaji Rp 1 Juta Cair Awal Agustus 2021, Simak Syarat bagi Penerima

Baca juga: Baru Kenal di Media Sosial, Gadis 15 Tahun Dijemput dan Disetubuhi 2 Pemuda, Orangtua Lapor Polisi

Kemajuan Iran tersebut juga dapat mematahkan monopoli negara-negara kuat dalam produksi peralatan tersebut.

Mengingat pengalaman pasukan pertahanan udara Iran dalam Perang Iran-Irak tahun 1980-1988, Sabahifard menyarankan bahwa situasi saat ini dalam beberapa hal bahkan lebih genting daripada selama konflik brutal saat itu.

“Sekarang, kita dalam damai dan kita harus lebih waspada daripada waktu lain dalam…memantau langit Islam Iran sepanjang waktu, sehingga harus diingat bahwa kelalaian sekecil apa pun akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada negara,” kata dia memperingatkan.

Iran memiliki berbagai kemampuan drone di gudang senjatanya, termasuk drone serang jarak jauh Kaman-22, UAV multiguna Fotros, drone bunuh diri bertenaga roket jarak jauh, quadcopter tempur taktis yang dilengkapi dengan bom kecil, lepas landas vertikal Pelican dan pendaratan (VTOL) drone di atas kapal perang Iran, dan sistem lainnya.

Pernyataan Sabahifard datang di tengah meningkatnya ketegangan yang cepat antara Iran dan Israel dalam beberapa hari terakhir setelah serangan pekan lalu terhadap kapal tanker minyak Mercer Street di lepas pantai Oman.

Kapten kapal Rumania dan seorang pengawal Inggris tewas dalam serangan itu, yang segera dituduhkan oleh Tel Aviv kepada Iran.

Baca juga: AS Nilai Iran Keterlaluan, Sebut Pertukaran Tahanan dan Nuklir Akan Segera Disepakati

Baca juga: Jaksa AS Dakwa Empat Warga Iran, Rencanakan Penculikan Jurnalis Wanita The New York Times

Baca juga: Presiden Prancis, China dan Kanselir Jerman Sepakat Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran 2015

Halaman
123
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved