Breaking News:

Berita Aceh Timur

Ingat! KUA Akan Tolak Nikahkan Calon Pengantin Jika Tak Penuhi Protkes, Begini Penegasan Kemenag

Jika tidak memenuhi protokol kesehatan atau Protkes sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah, maka layanan menikah bagi pasangan pengantin ditolak.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Plh Kasi Binmas Kemenag Aceh Timur, Muhammad Mansyur SSosI, MA menegaskan, calon pengantin harus menerapkan Protkes Covid-19 saat menikah di KUA. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Jika tidak memenuhi protokol kesehatan atau Protkes Covid-19 sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah, maka layanan menikah bagi pasangan pengantin bisa ditolak.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur, H Salman, SPd, MAg, melalui Plh Kasi Binmas, Muhammad Mansyur, SSosI, MA kepada Serambinews.com, Kamis (5/8/2021).

"Jika tidak memenuhi protokol kesehatan sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Binmas, Gubernur Aceh, dan instruksi Bupati Aceh Timur, maka layanan menikah bagi calon pengantin bisa ditolak," ungkap Plh Kasi Binmas, Muhammad Mansyur.

Berdasarkan poin kedua dalam Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tentang pelaksanaan layanan nikah pada KUA kecamatan masa PPKM, jelas Mansyur, syarat menikah bagi calon pengantin, wali, dan saksi nikah, wajib memiliki surat hasil pemeriksaan swab antigen dengan hasil negatif.

Kemudian, penerapan Protkes ini diperkuat kembali dengan Surat Edaran Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Timur.

Yang mana dalam Surat Edaran Bupati Aceh Timur tentang penerapan Protkes pada pelaksanaan akad nikah, juga mensyaratkan bagi pengantin, orang tua kedua kedua belah pihak, dan saksi, wajib memiliki surat swab tes antigen dengan hasil non-reaktif.

Baca juga: KUA Blangpidie Wajibkan Catin Pakai Masker, Siap-siap tak Dinikahkan & Disuruh Pulang Jika Melanggar

Baca juga: Pandemi Tak Halangi Catin untuk Ikat Janji, Juni Bulan Terbanyak Pasangan Menikah di KUA Montasik

Baca juga: KUA Simpang Kiri Layani Warga dan Pasangan Catin di Ruang Masjid Agung Subulussalam

Selain itu, dalam instruksi Bupati Aceh Timur juga membatasi tamu undangan atau rombongan pendamping paling banyak 30 orang.

Dalam poin empat SE Dirjen Binmas Islam juga mensyaratkan dalam pelaksanaan pelayanan petugas KUA agar berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 di masing-masing kecamatan untuk memastikan keamanan dan ketertiban pelaksanaan pelayanan nikah.

Selain calon pengantin wajib memiliki surat swab tes antigen dengan hasil negatif, mempelai juga harus membatasi tamu pendamping ikut hadir pada acara nikah.

Kemudian, semua peserta yang terlibat wajib mematuhi Protkes  ‘5M’, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

Surat Edaran Dirjen Binmas dan Surat Edaran Gubernur Aceh, serta instruksi Bupati Aceh Timur, ini bertujuan untuk mencegah dan memberikan perlindungan dari penularan Covid-19.

"Karena itu, kami mengimbau bagi calon pengantin yang ingin menikah diharapkan benar-benar dapat mematuhi Protkes yang ditentukan pemerintah agar terhindar dari penularan Covid-19," pinta Mansyur.

Baca juga: Ironi Catin Pulau Banyak Barat, Menikah Harus Sebrangi Lautan, Saat Cuaca Buruk Akad Suci Berantakan

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Catin Memilih Tetap Menikah Meskipun di KUA, Berikut Protokol Pencegahan

Baca juga: Belasan Catin di Abdya Menikah Saat Ramadhan 1442 Hijriah, Tak Ada Larangan Menikah Bulan Puasa

"Apabila syarat yang ditentukan sesuai Protkes ini tidak dipenuhi oleh pasangan calon pengantin, maka KUA wajib menolak untuk dilaksanakannya akad nikah," tegas Mansyur.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved