Koalisinya Tak Pernah Stabil, PM Malaysia Muhyiddin Akan Mundur Besok
Muhyiddin dijadwalkan melakukan audiensi khusus dengan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah di Istana Negara.
Opsi lain Anwar adalah menjalin koalisi dengan UMNO dan kingmaker Gabungan Partai Sarawak (GPS).
Masalahnya, koalisi politik ini juga terganjal oleh penolakan UMNO dan GPS untuk bermitra dengan DAP yang identik sebagai partai Tionghoa Malaysia.
Ku Li (84) disebut-sebut sebagai sosok kompromi yang dapat diterima oleh kubu Perikatan, Pakatan, dan Mahathir.
Mantan Menteri Keuangan itu dicanangkan akan memimpin pemerintahan persatuan nasional Malaysia hingga pemilu digelar tahun depan setelah meredanya pandemi Covid-19.
Anwar diposisikan untuk menjadi Deputi Perdana Menteri mendampingi Ku Li.
Namun, Anwar diberitakan menolak tawaran menjadi orang nomor dua Malaysia yang pernah dipegangnya dari 1993 hingga dipecat Mahathir pada September 1998.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PM Malaysia Muhyiddin Mundur 16 Agustus, Ini Sebab Koalisinya Tak Pernah Stabil"
Baca juga: Kondisi Barcelona Tanpa Lionel Messi, Penjualan Tiket Rugi Besar, Penjualan Jersey Turun 80 Persen
Baca juga: Pelaku Tergiur Upah Rp 5 Juta, Aceh Timur Rawan Peredaran Narkoba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perdana-menteri-malaysia-muhyiddin-yassin-3.jpg)