Breaking News:

Kajian Islam

Cara Duduk Makmum yang Masbuk saat Imam Tasyahud Akhir, Iftirasy atau Tawarruk? Ini Penjelasan UAS

Dalam tulisan singkatnya itu, menurut kitab Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyah, UAS menyebut ada tiga pendapat soal posisi atau cara duduk makmum masbuk ketika

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Cara Duduk Makmum Masbuk Saat Imam Tasyahud Akhir, Iftirasy atau Tawarruk? Ini Penjelasan UAS. 

SERAMBINEWS.COM - Saat melaksanakan shalat berjamaah di masjid, tak jarang terlihat makmum yang terlambat bergabung ke dalam barisan atau shaf shalat. 

Makmum yang terlambat bergabung untuk menunaikan shalat berjamaah ini disebut sebagai makmum masbuk.

Secara sederhana, makmum masbuk adalah makmum yang baru bergabung ke dalam shaf, ketika imam sudah memulai gerakan sholat.

Ada berbagai kondisi makmum masbuk.

Mulai dari tertinggal dua rukun shalat dari imam, hingga ada yang bergabung setelah imam menyelesaikan beberapa rakaat shalat.

Lalu timbul pertanyaan, bagi makmum masbuk yang sudah tertinggal beberapa rakaat dari imam saat shalat berjamaah, bagaimana posisi atau cara duduk tasyahud akhirnya?

Tepatnya ketika imam duduk tasyahud akhir, apakah makmum masbuk itu juga mengikuti cara duduk imam yakni duduk secara tawarruk sebagaimana posisi duduk di tahiyat terakhir? 

Baca juga: Apa Hukum Berdoa Pakai Bahasa Indonesia Dalam Sujud Terakhir Shalat? Ini Jawaban dan Penjelasan UAS

Baca juga: Imam Sudah Membaca Al-Fatihah, Haruskah Makmum Membacanya Lagi? Simak Penjelasan UAS

Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan dari pendakwah nasional Ustad Abdul Somad yang telah kami rangkum berikut ini.

Cara duduk makmum masbuk saat imam tasyahud akhir 

Soal posisi duduk bagi makmum masbuk ketika imam duduk tasyahud akhir atau tahiyat akhir ini sebenarnya sudah lama dibahas oleh Ustad Abdul Somad.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved