Breaking News:

13 Tahun Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung, Dirudapaksa Sejak Gadis Hingga Bersuami, Diancam Golok

HO telah merudapaksanya sejak ia masih gadis berumur 17 tahun hingga 31 tahun saat ia telah bersuami.

Editor: Faisal Zamzami
hoy.com/Colombiareports.com
Ilustrasi rudapaksa 

SERAMBINEWS.COM, LAMPUNG TIMUR - Kisah pilu MN (31) wanita asal Lampung Timur yang menjadi korban perbuatan asusila ayang kandungnya sendiri akhirnya berakhir.

HO (60) sang ayah kini telah menjadi tahanan polisi dan statusnya jadi tersangka.

Derita MN, telah berakhir setelah 13 tahun lebih menjadi korban kebiadaban sang ayah.

HO telah merudapaksanya sejak ia masih gadis berumur 17 tahun hingga 31 tahun saat ia telah bersuami.

Hubungan sedarah (inses) di Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur sudah berlangsung lama.

Parahnya lagi, HO (60) merudapaksa putri kandungnya, MN (31), sejak masih remaja hingga bersuami.

"Diduga, tersangka mulai melakukan aksi bejat terhadap anak kandungnya sejak tahun 2008 lalu atau saat korban masih berusia 17 tahun hingga terakhir kemarin pada Rabu (24/8/2021)," ujar Kapolsek Pekalongan Iptu Rahadi, Kamis (2/9/2021).

Menurutnya, perbuatan asusila yang dilakukan HO terjadi berulang kali, bahkan hingga MN sudah menikah.

"Ternyata rudapaksa itu terus dilakukan hingga tahun 2021. Bahkan saat korban sudah bersuami," ungkapnya.

Aksi kakek bejat itu baru terbongkar pada akhir Agustus 2021.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved