Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Tiga Napi Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Kabur Saat Berkebun, Ketahuan Saat Penghitungan

Diperkirakan para napi yang terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur itu kabur pada Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Lubang di bawah pondasi tembok diduga jadi jalan pelarian tiga narapidana Rumah Tahanan Kelas IIB Singkil, Aceh Singkil, Sabtu (11/9/2021) sekira pukul 17.00 WIB. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sebanyak tiga narapidana (napi) Rumah Tahanan Kelas IIB Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, kabur dari rutan tersebut. 

Diperkirakan para napi yang terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur itu kabur pada Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Tiga napi yang kabur masing-masing adalah, Agus Januari Anto (33), warga Singkohor, Kecamatan Singkohor. Kemudian, Sukardi (50), penduduk Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah.

Terakhir yaitu adalah Ludin (37), warga Pandan Sari, Kecamatan Simpang Kanan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (12/9/2021), ketiganya diketahui hilang ketika petugas piket jaga yang hendak aplusan terlebih dahulu menghitung jumlah napi

Saat dihitung, diketahui jumlah napi dari total 158 orang, hanya ada 155orang.

Baca juga: Polisi dan Tentara Buru Napi Kabur, Fotonya Disebar ke Gampong

Baca juga: Dandim Kerahkan 25 Anggota TNI Sisir Napi Kabur dari Lapas Kelas IIB Blangpidie

Baca juga: Polisi Buru Napi Kabur, Pihak Lapas Lakukan Pendekatan dengan Keluarga Fauzan

Tiga orang lagi ternyata tidak diketahui keberadaannya. 

Mengetahui hal itu, petugas Rutan Kelas IIB Singkil langsung melakukan penyisiran. Diketahui tembok sebelah kiri rutan sudah berlubang di bagian pondasi. 

Lubang berdiameter kira-kira 70 centimeter itulah yang diperkirakan jadi jalan pelarian bagi ketiga napi tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved