Selasa, 28 April 2026

JURNALISME WARGA

Melirik Pesona Tersembunyi Sungai Sabet Lamno

Aceh Jaya menyimpan banyak pesona wisata. Salah satunya adalah Sabet. Destinasi wisata yang terletak di Lamno, Aceh Jaya

Editor: hasyim
FOTO IST
INTAN MAKFIRAH alumnus Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh, melaporkan dari Aceh Jaya 

Tak tahan melihat keseruan teman-teman yang bermain air, saya pun memutuskan untuk ikut bermain. Memasuki sungai, kaki langsung merasakan sejuknya air sungai yang datang dari pegunungan. Banyak pula bebatuan di sekitarnya yang bisa dijadikan tempat untuk duduk saat sudah merasa lelah. Teman-teman yang lain telah tampak basah sekujur tubuh. Sejak awal mereka memang punya niatan untuk mandi. Tampak semburat keceriaan di wajah mereka.

Tak ingin kehilangan momen, saya memutuskan untuk mengambil handphone dan mulai berselfie-ria. Dengan latar pemandangan indah, momen ini akan melengkapi koleksi foto wisata saya. Kami bergantian berfoto, dari foto di pinggir sungai, sampai foto di atas batu besar, semua kami lakukan selagi berada di lokasi ini.

Puas mengabadikan diri, saya pun mengabadikan foto pemandangan sekitar. Mata terus takjub tak hentinya menikmati lukisan alam yang terpampang nyata. Penat akibat pekerjaan dan perkuliahan dapat terlupakan sejenak ketika telah dapat menggapai lokasi yang menenangkan ini.

Lokasi ini sangat cocok dijadikan tempat wisata baik bersama teman maupun bersama keluarga dan kerabat. Tentu akan menjadi momen tak terlupakan, jika telah menghabiskan waktu di tempat ini. Namun, jika membawa anak kecil para wisatawan diharapkan dapat mengawasi mereka dengan baik, karena walau bagaimanapun sungai yang penuh bebatuan akan membahayakan jika tidak berhati- hati.

Sangat disayangkan bagi para pencinta alam jika tidak mengetahui lokasi ini, karena Sabet dijamin bisa menjadi destinasi yang tepat bagi mereka yang mencintai tempat wisata alami.

Usai berfoto, saya memilih duduk di bebatuan sekitaran sungai untuk sekadar dapat membasuh kaki sambil melihat rekan-rekan yang bersuka cita bermain air. Seakan tak ada lelahnya, mereka masih tampak segar bermain air walau sudah memakan waktu hampir satu jam.

Memasuki siang hari, perut mulai keroncongan, kami pun segera mengeluarkan bekal yang sudah kami siapkan. Memang paling nikmat, makan di pinggir sungai bersama- sama sambil menikmati keindahan alam sekitar. Kami bercengkerama sambil berbagi cerita mengenai halhal yang telah dilewati, termasuk pengalaman saat masih kuliah. Sesekali terdengar tawa dan cekikikan karena mendengar cerita yang lucu. Ada banyak hal yang dapat dibagi dan diceritakan ketika berkumpul bersama. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang untuk menikmati lokasi baru, melainkan juga ajang untuk mempererat keakraban antarteman. Segala cerita mengenai kesibukan masing- masing dapat dituangkan saat momen berkumpul bersama. Setelah makan, kami memasukkan sampah ke dalam plastik yang memang sengaja kami bawa. Hal ini untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan. Tentu sangat penting selalu menjaga lokasi wisata untuk tetap asri dan bersih.

Seusai santap siang dan bebersih, kami melanjutkan bermain air sambil sesekali berfoto. Beberapa teman ada yang hanya sekadar menonton sambil terus bercerita.

Setelah hari mulai menjelang sore dan telah puas bermain, kami pun sepakat untuk kembali pulang.

Momen kali ini benar-benar menjadi momen yang takkan terlupakan. Kami pun kembali menempuh perjalanan dengan sepeda motor menuju Kota Banda Aceh, meninggalkan Sabet, Lamno, dengan segala keindahannya. Di dalam hati saya berjanji akan segera kembali ke tempat yang 'ngangenin' ini.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved