Breaking News:

Berita Aceh Timur

Empat Pemuda Culik dan Sandera Teman Sendiri Selama 4 Jam, Motifnya Dipicu Gara-gara Hal Ini

Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil menangkap 4 tersangka kasus penculikan.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK didampingi pejabat utama Polres Aceh Timur menggelar konferensi pers dengan menghadirkan sejumlah pelaku tindak pidana kriminal yang berhasil diungkap Satreskrim Polres Aceh Timur di Mapolres Aceh Timur, Selasa (21/9/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil menangkap 4 tersangka kasus penculikan.

Selain itu, Satreskrim juga meringkus 2 tersangka kasus kekerasan terhadap anak, dan 1 orang tersangka kasus judi online chip higgs domino island.

Ketujuh tersangka tersebut dihadirkan dalam konfrensi pers yang dipimpin Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, didampingi sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur, Selasa (21/9/2021). 

Turut mendampingi Kapolres dalam konfrensi pers itu, Wakapolres Kompol Chairul Ikhsan SIK, Kabagops AKP Salmidin SE, Kasat Reskrim AKP Dwi Arys Purwoko SIP, SIK, Kabag Sumda Kompol Bukhari, Kasubbag Humas Iptu Agusman Said Nasution, dan Kasie Propam AKP Tonny Irwan Sinaga.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK mengatakan, pada 17 September 2021 lalu, Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil menangkap 4 tersangka kasus penculikan.

Dua dari empat orang tersebut ditengarai sebagai pelaku utama yakni AF (24), warga Kecamatan Idi Rayeuk, dan MS (26), warga Kecamatan Idi Tunong.

Baca juga: BERITA POPULER – Kerangka Mayat di Bireuen, Penculikan di Takengon, 4 Wanita Open BO di Meulaboh

Baca juga: Tersangka Penculikan Murid MIN 1 Takengon Ternyata juga Residivis Pencurian dengan Kekerasan

Baca juga: Suami & Istri Tersangka Penculikan Siswi MIN 1 Takengon Sudah Rencanakan Aksi Itu Sejak 2 Bulan Lalu

Sedangkan dua lagi ikut membantu proses penculikan yakni, MH (18), warga Kecamatan Idi Tunong, dan IK (26), warga Kecamatan Julok.

"Antara pelaku dengan korban saling kenal. Motifnya, dendam pribadi antara pelaku dengan korban karena ada persoalan yang belum diselesaikan," jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK.

Kasat Reskrim, AKP Dwi Arys Purwoko memaparkan, motif pelaku melakukan penculikan terhadap korban karena korban pernah merusak rumah pelaku penculikan AF.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved