Breaking News:

Berita Politik

Jelang Musda Demokrat Aceh, Dua Kubu Saling Sindir, Pendukung Nova: Jangan Seperti Cacing Kepanasan

"Jangan seperti cacing kepanasan. Biasa saja dalam menyampaikan statemen (untuk calon lain)," kata Dalimi.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Serambinews.com
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Rifky Harsya akan membuka Musda V DPD Demokrat Aceh secara daring. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pendukung Nova Iriansyah menyampaikan komentar pedas dan keras untuk kubu Muslim jelang Musyawarah Daerah (Musda) ke V DPD Partai Demokrat Aceh pada Kamis (23/9/2021).

Salah satu pendukung Nova, Dalimi yang menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Pidie Jaya meminta kubu Muslim untuk bersikap biasa saja dalam dukung mendukung calon ketua pada musda ini.

"Jangan seperti cacing kepanasan. Biasa saja dalam menyampaikan statemen (untuk calon lain)," kata Dalimi kepada Serambinews.com, Rabu (22/9/2021), menanggapi pernyataan pendukung Muslim, Nurdiansyah Alasta.

Sebelumnya, Nurdiansyah Alasta yang merupakan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tenggara meminta Nova agar fokus saja menjalankan roda Pemerintah Aceh sampai akhir jabatan Juli 2022.

"Pak Nova itu sejak dari menjadi wakil gubernur sampai menjadi gubernur, itu berasal dari Partai Demokrat. Beliau ada di Pemerintah Aceh karena Demokrat," tegas Dalimi.

Menurut Dalimi, tidak ada salahnya Nova untuk kembali maju sebagai calon ketua yang sudah membesarkan namanya.

Baca juga: Jelang Musda Demokrat Aceh, Muslim Temui Ulama

Baca juga: Besok Musda, Pendukung Muslim Minta Nova Iriansyah Fokus terhadap Pemerintahan hingga Akhir Jabatan

Baca juga: Musda Partai Demokrat Aceh Dibuka Sekjen Teuku Riefky Harsya Secara Daring

"Kalau beliau terpilih lagi nanti tentu harus kita dukung sama-sama," ujarnya.

Dalimi mengajak semua kader untuk menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan dalam dukung mendukung calon masing-masing, bukan memecahbelahkan.

"Kalau kita bilang Muslim sejatinya harus fokus di DPR RI saja bagaimana? Bagaimana dia jadi Ketua Partai Demokrat Aceh sementara ia di Jakarta," sambung Dalimi. 

"Tentu ini banyak menyita waktu, apalagi Jakarta-Aceh itu jauh. Baiknya selesaikan dulu aspirasi rakyat pemilih,” demikian Dalimi yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRA.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved