Breaking News:

Berita Banda Aceh

Dishub Larang Truk Intercooler Pembawa Material Tanah dan Batu Melintas di Jalan Gurami, Banda Aceh

Intercooler yang melintas di jalan tersebut sudah menimbulkan kerusakan jalan cukup parah.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Dishub Kota Banda Aceh, melarang truk intercooler pembawa tanah timbun dan batu melintas di Jalan Gurami, Gampong Bandar Baru (Lampriek), Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, beberapa hari lalu. 

Menurutnya, selain berdampak pada kerusakan jalan, lalu tumpahnya sebagian tanah timbun yang dibawa truk-truk itu yang menimbulkan munculnya debu saat panas hari dan kondisi menjadi becek saat hujan, kondisi truk intercooler yang melintas di sana juga menyebabkan jalan menjadi sempit.

"Selain berdebu, jalan menjadi sempit, sehingga rawan kecelakaan. Keadaan itu sangat-sangat dikeluhkan oleh masyarakat," sebut Aqil.

Baca juga: Itjen Kemenag RI Audit Kinerja Kampus IAIN Langsa, Ini Aspek yang Diperiksa

Baca juga: MPU Aceh Selatan Dukung Vaksinasi Covid-19, Tgk Armia: Fatwa MUI Vaksin Sinovac Halal dan Suci

Menurut Kabid Pembinaan dan Pengawasan Dishub Kota Banda Aceh ini, tanah timbun yang dibawa truk-truk intercooler itu dimaksudkan untuk menimbun areal proyek perumahan baru di kawasan Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Dampak lainnya yang timbul akibat truk-truk intercooler pengangkut tanah timbun dan batu tersebut melintas di kawasan tersebut juga menyebabkan akses jalan masuk ke sejumlah perkantoran dan permukiman juga menjadi rusak.

"Sebelum truk-truk intercooler melintas di Jalan Gurami, ruas jalan tersebut tampak baik dan tidak ada kerusakan apapun.”

“Tapi, karena beban angkut truk intercooler mencapai 30 ton ditambah berat kendaraan, sehingga jalan menjadi rusak,” katanya.

Bagian tindak lanjut keluhan warga serta para pihak, sehingga petugas Dishub Kota pun mengambil langkah-langkah dan penindakan.

Baca juga: Sempat Kabur ke Medan Usai 2 Kali Setubuhi Cewek 14 Tahun, Pemuda Ini Diserahkan Keluarga ke Polisi

Baca juga: Polisi Ciduk Pemuda Peukan Baro, Dua Kali Setubuhi Remaja di Pidie, Sempat Kabur ke Medan

Penindakan dimaksud berupa menyita Buku KIR dan sudak menegur kontraktor dan penanggung jawab proyek perumahan di kawasan Lambaro Skep untuk membersihkan tanah-tanah yang tumpah ke badan jalan, terang Aqil.

Kabid Pembinaan dan Pengawasan Dishub itu juga menyebutkan solusi yang dapat ditolerir, agar proyek pembangunan perumahan itu tidak terhambat, disarankan truk intercooler diganti ke truk hercules atau lazim dikenal truk cold diesel.

"Kondisi Jalan Gurami sudah rusak parah, karena dilintasi terus menerus oleh truk intercooler itu.”

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved