Breaking News:

Berita Langsa

Terindikasi Korbankan Anak Bawah Umur dalam Prostitusi di Langsa, Mucikari ER, DP Layak Dijerat KUHP

Pelaku dinilai layak dijerat Kitab Undang-undang Hukum Pidana, UU Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan UU Perlindungan Anak karena juga terindikasi tu

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Pendamping UPTD PPA Kota Langsa, Sherly Maidelina 

Pelaku dinilai layak dijerat Kitab Undang-undang Hukum Pidana, UU Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan UU Perlindungan Anak karena juga terindikasi turut mengorbankan anak di bawah umur. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Ditangkapnya dua mucikari yakni janda berinisial ER (46) dan pemuda DP (23) dalam bisnis prostitusi di Langsa mengundang perhatian banyak khalayak, terutama pemerhati perempuan dan anak. 

Pelaku dinilai layak dijerat Kitab Undang-undang Hukum Pidana, UU Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan UU Perlindungan Anak karena juga terindikasi turut mengorbankan anak di bawah umur. 

Pendamping UPTD PPA Kota Langsa, Sherly Maidelina, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Kamis (14/10/2021).

Ia mengatakan selama ini sebagai salah satu pendamping di DP3A Dalduk KB Kota Langsa, pihaknya pernah menangani kasus anak di bawah umur yang menjadi PSK dan terindikasi difasilitasi oleh mucikari ER. 

"Yang pernah kita tangani itu usia SMP dan mengaku terlibat prostitusi karena kebutuhan ekonomi. Sangat miris melihat usia mereka yang masih sangat belia.

Jadi, memang terindikasi ada hubungan dengan mucikari ER, sehingga kita harap polisi dapat mengusut tuntas kasus ini dan dapat menjerat pelaku dengan KUHP agar benar-benar memberi efek jera," kata Sherly. 

Baca juga: VIDEO Prostitusi Online di Langsa, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Anak di Bawah Umur

Aktivis perempuan yang juga menjabat sebagai Dewan Balai Syura Kota Langsa dan Wakil Ketua Forhati Langsa ini juga meminta keseriusan seluruh pihak untuk memerangi prostitusi.

Pasalnya, efeknya tidak hanya menghancurkan akidah, masa depan generasi, namun juga ada bahaya penyakit seks menular, yaitu Aids yang jumlah penderitanya bertambah. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved