Update Corona di Aceh
Aceh Kedua Terendah Capaian Vaksinasi Secara Nasional, Baru 30%, Sekda akan ke Daerah Jumpai Keuchik
Menurut Sekda Aceh, dr Taqwallah, pertemuan dengan keuchik itu diperlukan guna menyosialisasikan manfaat vaksin bagi ketahanan tubuh masyarakat desa/g
Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
Jumlah ini sama sama dengan rata-rata nasional dan akhir tahun capainnya harus naik menjadi 80 – 95 persen.
"Saat ini kita jangan lagi mencari-cari alasan kenapa jumlah penduduk Aceh yang divaksin masih rendah persentasenya, tapi sekarang bagaimana strategi dan upaya yang perlu dilakukan.
Artinya agar capaian vaksinasi di daerah ini bisa bertambah banyak. Salah satunya adalah perlu melakukan pertemuan dengan kepala desa/keuchik di daerah untuk menjelaskan manfaat dari kegiatan vaksin," kata Taqwallah.
Baca juga: Selain Sinovac dan Moderna yang Sudah Duluan Ada, Vaksin Pfizer Ramaikan Vaksinasi Covid-19 di Aceh
Dalam rapat tadi, ungkap Taqwallah, Kabinda Aceh, Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras, SE, MTr (Han) menyatakan jumlah kasus Covid-19 pada gelombang II di negeri ini menurun.
Namun bukan berarti ancaman penularan virus corona sudah berhenti.
"Penularan Covid-19 masih ada gelombang III, bisa sewaktu-waktu muncul di Aceh dan daerah lainnya, jika jumlah masyarakat yang divaksin masih sedikit.
Untuk meningkatkan kekebalan lingkungan terhadap penulran virus corona, jumlah masyarakata yang sudah divaksin persentasenya harus bisa mencapai 80 – 95 persen, dari total jumlah penduduk.
Langkah dan upaya serta strategi yang dilakukan Pemerintah Aceh, TNI, Polisi di daerah ini mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan vaksin tersebut sudah tepat.
Kita minta masyarakat di gampong menyambutnya dengan ikhlas dan terbuka.
Dengan demikian jumlah masyarakat kita di Aceh yang telah divaksin bisa mencapai sebesar 80 -95 persen agar Aceh bebas dari pandemi dan endemi Covid-19.
Daerah yang tidak bebas Covid-19 pada tahun depan, kata Sekda Aceh Taqwallah, bisa dijauhi masyarakat luar Aceh.
Masyarakat di luar akan takut masuk ke Aceh dengan alasan daerahnya belum bebas Covid-19 karena persentase jumlah penduduknya yang sudah divaksin masih di bawah 80 persen.
Untuk mengantisipasi masalah tersebut, kata Sekda Aceh, pihaknya perlu datang lagi ke daerah untuk menyosialisasikan manfaat vaksin bagi penduduk gampong.
Dalam rakor ini, pihak Kodam dan Polda Aceh, kata Taqwallah menyarankan agar Tim Satgas PPKM di Gampong, Kecamatan dan Kabupaten/Kota ditingkankan lagi kegiatannya untuk memotivasi masyarakat mau divaksin.
Selanjutnya, daerah yang stok vaksinnya kosong dan menimis, perlu ditambah pihak Dinkes Provinsi dan Kabupaten/Kota, jangan sampai kegiatan vaksinasinya terhenti.
Untuk mengatasi masalah suplai vaksin, kata Sekda Aceh, dirinya besok, Jumat (29/10/2021) bertemu dengan Dirjen yang menangani masalah vaksin di Indonesia dan meminta stok vaksin untuk Aceh ditambah. (*)