Kondisi Wanita Lahirkan 9 Bayi Kembar 6 Bulan Lalu, Kini Hidup Prihatin Karena Kesulitan Ekonomi
Halima Cisse memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Nadya Suleman yang melahirkan delapan bayi sekaligus pada 2009 silam.
"Memiliki satu anak saja sudah cukup berat, apalagi melahirkan sembilan anak, sungguh tak terbayangkan," kata Halima emosional.
"Aku berterima kasih kepada tim medis yang membantuku merawat mereka dan pemerintah Mali yang banyak membantu kami," tambahnya.

Halimah dan suaminya, Kader Arby (35), memang bahagia dengan dikaruniai sembilan anak sekaligus, namun mereka juga mengalami kesulitan ekonomi.
Biaya persalinannya saja menghabiskan kurang lebih 1 juta pound atau sekitar Rp19.5 miliar.
Beruntung biaya tersebut ditanggung oleh pemerinta Mali dan Menteri Kesehatan Mali, Djaminatou Sangare telah mengunjungi mereka.
Halima juga menceritakan bahwa 9 anaknya menghabiskan 100 popok dan enam liter susu per hari.
Dan tentu saja itu menghabiskan biaya yang tidak sedikit.
"Ketika anak-anakku akan lahir, ada begitu banyak pertanyaan di benakku. Aku menyadari apa yang sedang terjadi, seperti kakak yang menemani dengan mengenggam tanganku. Tapi yang ada di pikiranku adalah bagaimana aku akan merawat anak-anak, siapa yang akan membantuku?" papar Halima Cisse.
Halima memang melahirkan tanpa didampingi suaminya yang saat itu berada di Mali dan tak isa ke Maroko karena terkendala penyakit.
Meski memiliki kesulitan ekonomi, Kader tetap optimis dengan masa depan mereka.
"Kami memang mengkhawatirkan banyak hal, tetapi kami selalu berpikir positif," ujar Kader Arby.
"Fokus kami adalah merawat anak-anak. Saat ini, kami mendedikasikan diri untuk pengasuhan mereka," tambahnya.
(Tribuntrends/ Amr)
Baca juga: Cegah DBD, Rutan Tapaktuan Lakukan Fogging di Area Blok Hunian WBP
Baca juga: Orangtua Syok Bayi Sudah Berubah Jadi Boneka, Sang Ibu Langsung Lemas, Ternyata Diculik
Baca juga: Taklukkan Michael Chandler, Justin Gaethje Minta Laga Gelar Juara Kelas Ringan
TribunTrend: Kabar Wanita Viral Lahirkan 9 Bayi Kembar 6 Bulan Lalu, Kini Hidup Prihatin Ekonomi Sulit