Senin, 20 April 2026

Muslim Ketua Demokrat Aceh, Lalu Bagaimana Nasib Nova Iriansyah?

Dengan pengalamannya selama ini, Pak Nova dibutuhkan untuk membantu Ketua Umum di DPP

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Anggota DPR RI, Muslim SHI MM dan Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT melakukan salam komando dalam acara Musda V Partai Demokrat Aceh pada 23 September 2021. Muslim terpilih sebagai Ketua Demokrat Aceh sedangkan Nova ditarik untuk membantu Dewan Pengurus Pusat (DPP). Foto handover Serambinews.com 

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Aceh terpilih, Muslim SHI MM, menyampaikan apresiasi kepada Nova Iriansyah yang selama ini sudah ikut membesarkan Partai Demokrat di Aceh.

Muslim mengatakan akan berkomunikasi dengan Nova dalam upaya melanjutkan perjuangan membesarkan Partai Demokrat di Aceh.

“Pak Nova adalah salah satu senior yang telah berjasa membesarkan Demokrat di Aceh,”

“Tentu bimbingan dan nasehat beliau masih sangat kami butuhkan,” ucap Muslim.

Baca juga: 2.753 Honorer Pemko Lhokseumawe Diputus Kontrak, Untuk Hemat Keuangan yang Makin Berkurang

Baca juga: 4 Pria dan 2 Wanita Digerebek Dalam Satu Kamar di Hotel, Ada Alat Kontrasepsi, Diduga Baru Siap Main

Baca juga: VIDEO - Hati-hati Melintas, Jalan Blangkejeren - Takengon Nyaris Putus Total.

Muslim yang juga Anggota Komisi IV DPR RI ini mengaku sedang berada di Serbia dalam rangka menjalankan tugas kunjungan kerja luar negeri.

Melalui Serambinews.com, Muslim juga meminta do’a dan dukungan semua pihak agar dimudahkan dan dilancarkan dalam mengemban amanah sebagai Ketua Demokrat Aceh periode 2021-2026.

“Saya mohon do’a dan dukungan seluruh masyarakat Aceh, khususnya alim ulama, agar kami diberikan kekuatan dan kelancaran dalam mengemban amanah ini,” ucapnya.

Muslim menambahkan, Partai Demokrat dan masyarakat Aceh memiliki sejarah yang tidak dapat dipisahkan.

Dari awal sejak didirikan, partai besutan Presiden RI ke-6 (SBY) ini turut berpartisipasi aktif dalam berbagai momen sejarah di Aceh.

Utamanya proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascatsunami Aceh tahun 2004, dan perdamaian Aceh tahun 2005.

“Kami sangat berterimakasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Aceh selama ini,”

“Dan kami akan terus berkomitmen mengisi dan mengawal perdamaian dan pembangunan Aceh ke depan”, imbuh anggota DPR-RI yang sudah 3 periode ini.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved