Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Geser Sebagian Pokir Dewan untuk Tutupi Honor Pegawai Kontrak, Sikap PKS Aceh Tamiang Tuai Pujian

Pujian ini salah satunya disampaikan langsung Bupati Aceh Tamiang, Mursil yang menegaskan PKS layak diberi acungan jempol. 

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Bendahara PKS Aceh Tamiang, Muhammad Saman (kiri), saat bertemu Bunyamin untuk menyampaikan bahwa tiga anggota DPRK Aceh Tamiang dari PKS bersedia mengalokasikan anggaran pokirnya untuk menutupi honor PDPK. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Aceh Tamiang mendapat pujian setelah berinisiatif menggeser sebagian anggaran pokok pikiran (Pokir) tiga anggota DPRK untuk menutupi pemotongan honor pegawai daerah dengan perjanjian kerja (PDPK).

PKS dinilai telah mengambil kebijakan cerdas karena mau berkorban untuk kepentingan bersama.

Pujian ini salah satunya disampaikan langsung Bupati Aceh Tamiang, Mursil yang menegaskan PKS layak diberi acungan jempol. 

Partai yang memiliki perwakilan tiga orang di DPRK Aceh Tamiang ini, dinilai Mursil, telah memberikan solusi atas kondisi keuangan daerah.

Dia mengatakan, solusi yang diberikan PKS merupakan solusi terbaik dalam menyikapi hiruk pikuk pemotongan honor PDPK. 

“Saya sangat mengapresiasi dan mengacungkan jempol kepada PKS,” kata Mursil, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: PKS Potong Anggaran Pokir Tiga Dewan untuk PDPK Aceh Tamiang

Mursil menyadari, pemotongan honor PDPK ini merupakan kebijakan terberat yang harus dilakukan Pemkab Aceh Tamiang.

Namun di tengah kondisi keuangan daerah yang tidak stabil, pemotongan ini harus diambil demi menghindari pengurangan tenaga PDPK.

“Beberapa daerah, hari ini sudah merumahkan sebagian PDPK akibat tidak memiliki anggaran,” ungkap Bupati.

“Kita tidak ingin hal serupa (merumahkan PDPK) terjadi di Aceh Tamiang, makanya dengan terpaksa kita potong honornya,” ucap Mursil.

Dia menambahkan, pemotongan ini tidak hanya dilakukan pada level PDPK, melainkan juga pada tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS sebesar 25 persen.

“Imbas pemotongan anggaran ini bukan hanya terjadi pada ASN, tapi juga masyarakat karena harus rela pembangunan infrastruktur ditunda,” ujarnya.

Baca juga: Batal Transfer Dana Insentif Daerah Hingga Rp 27 M, Honor Pegawai dan PDPK Aceh Tamiang Dipangkas

Diketahui, tiga anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) sepakat memotong anggaran pokok pikiran (Pokir) mereka untuk membantu pegawai daerah dengan perjanjian kerja (PDPK).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved