Kupi Beungoh
ORIENTASI; Pendidikan Seperti Ini Yang Harus Di Peroleh Anak-Anak Muslim
Model pendidikan yang harus dicari anak anak muslim, adalah pendidikan yang model kurikulumnya berorientasi pada dua masa.
Dan bahaya terbesarnya adalah Islam akan hilang di dada generasi muda Islam kecuali hanya sedikit, karena masalah ekonomi.
Bahaya lainnya anak-anak muslim, harus bekerja pada orang yang tidak menyayangi mereka seperti yang kita dengar baru baru ini, mereka bekerja sampai tidak di kasih makan, sakit tidak diobati, di buang ke laut, tentu berat menjaga aqidah dilingkungan seperti ini, ini sangat berbahaya buat generasi penerus Islam.
Jika bukan kita sesama muslim yang menjaga Anak-Anak muslim, lalu siapa lagi? Selain muslim, tentu tidak bisa di harapkan sebagaimana Allah SWT ingatkan dalam ayat berikut ini:
Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah. (QS. Al Baqarah: 120).
Baca juga: KARAKTER IBU; Mempengaruhi Kesalehan Anak
Ini perlu bantuan dan perhatian pemerintah yang serius, menyiapkan lowongan kerja, atau peluang usaha yang sesuai dengan lulusan Perguruan Tinggi yang ada.
Untuk mengubah kondisi ini, tentu tidak mudah, perlu kerja sama berbagai pihak, perlu keikhlasan, perlu kurikulum pendidikan yang memiliki orientasi yang sesuai dengan kebutuhan anak menghadapi perkembangan zaman dan kurikulum yang mempersiapkan anak mandiri secara akidah, ibadah dan akhlak sebagai persiapan akhirat.
Salah satu CARANYA ADALAH LEWAT PENDIDIKAN
Kenapa lewat pendidikan, karena sebagian besar anak anak muslim menghabiskan waktunya di sekolah, anak-anak lebih mendengar guru dibandingkan orang tua sendiri, di sekolah dengan kawan lebih termotivasi, dirumah hanya sisa waktu, sore dan hari libur saja anak-anak di rumah. Untuk yang sekolah asrama, 24 jam anak-anak di asrama bersama guru, ustadz, ustadzah.
Dengan demikian, kurikulum yang disusun harus dapat mempersiapkan anak didik mampu;
1. Mampu mempersiapkan anak-anak muslim bersanding dengan orang lain, dan mencintai tanah air sendiri, seperti: Bahasa Arab, Bahasa Inggris, kemampuan membaca, menulis, berhitung, kewarga negaraan, dan muatan lokal.
2. Mampu menghasilkan uang untuk membiayai kehidupan diri dan keluarganya. Sesuai dengan lapangan pekerjaan yang ada, baik yang milik negara maupun swasta atau peluang-peluang bisnis (usaha) yang ada sekarang atau peluang dimasa depan agar mampu mereka ciptakan.
Yang dikemas dalam mata pelajaran atau mata kuliah enterprener, prakarya, bisnis on line atau lainnya sesuai tingkat umur anak. Atau sesuai bidang yang digeluti masing-masing, dengan bidang yang dipelajarinya, dapat membuka peluang peluang untuk mendapatkan materi (uang).
3. Mampu menghadapi perkembangan zaman. Seperti teknik informatika, teknologi masa kini, fisika, kimia, biologi, matematika dan lainnya yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman.
4. Mempersiapan anak-anak menghadapi akhirat "masuk syurga". Malalui mata pelajaran agama tentang :
a. Aqidah dan akhlak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ainal-mardhiah11111.jpg)