Selasa, 21 April 2026

Opini

Fenomena Ekonomi-Politik Akhir Tahun

Hal ini berhubungan langsung dengan masyarakat, karena laboratorium besar ekonomi dan politik ini tercermin, terlihat, tergambar

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
TAUFIQ ABDUL RAHIM, Dosen Unmuha dan Peneliti Senior Political and Economic Research Center/PER-Aceh) 

Ini menunjukkan adanya interaksi positif serta hak dan tanggung jawab kehidupan, antara pemegang kekuasaan politik serta masyarakat dalam lingkungan kehidupan bernegara dan berbangsa dalam konteks realitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan.

Saling berintegrasi dan memiliki hak serta kewajiban masin-masing mesti berjalan secara normatif, normal, memiliki norma serta etika yang demikian luas dalam kehidupan demokrasi politik modern.

Jika berlaku praktik dominasi serta diskriminasi kekuasaan, akan mendapatkan reaksi balik, sehingga kehidupan stabilitas dan keharmonisan politik akan ikut terganggu.

Sehingga demokrasi politik modern sangat menghargai keselarasan, keseimbangan, hak azasi, saling menghargai serta menjaga kedamaian dan keharmonisan kehidupan secara luas.

Hal yang diinginkan dalam kehidupan masyarakat modern dalam suatu Negara maupun wilayah adanya keselarasan, ini selaras dengan kehendak untuk menciptakan stabiltas serta keharmonisan dalam negara maupun wilayah kekuasaan.

Keselarasan merupakan integrasi yang sempurna dalam mengelola serta mengatur kekuasaan dan kekuatan politik, yang dikemas dalam aktivitas berbagai faktor sosial dan kekuasaan serta lingkungan yang ikut mendukungnya, ini dasarnya berlaku sama dalam keseimbangan.

Dengan kata lain keselarasan kehidupan sosial-kemasyarakatan tercipta, apabila kondisi kehidupan sosial kemasyarakatan tidak dalam keresahan, kekacauan, konflik, dan tidak memiliki penghargaan yang sama atau tidak selaras.

Berkembangnya segala bentuk kritik, ketidakpuasan, tantangan, perlawanan dan kekacauan serta aksi demonstrasi, ini merupakan isyarat juga tanda masyarakat resah, bahwa kondisi kehidupan sosial kemasyarakat tidak selaras atau pun harmonis.

Jika kondisi baik, harmonis serta selaras, maka masyarakat merasa aman, tenteram, damai serta sejahtera.

Dengan demikian, jika ada usaha menciptakan kekacauan baik dari dalam maupun luar, secara bersama-sama melakukan perlawanan, namun jika kondisi kehidupan tidak selaras serta damai, maka ini dapat menjadi motivasi serta inisiatif untuk melakukan perlawanan masyarakat.

Kondisi ini tidak serta merta berlaku dalam jangka waktu singkat, tetapi berlangsung lama setahun bahkan tahunan, secara umum adanya evaluasi setiap akhir tahun yang mesti dilakukan.

Secara sederhana adanya tuntutan hak, baik hak azasi maupun hak paling mendasar.

Kebutuhan menjadi mendasar terpenuhi sejauh kebutuhan selama ini dapat terpenuhi secara normal, selaras serta harmonis pada setiap evaluasi akhir tahun.

Baca juga: Kalkulasi Politik Rasional Partai Islam

Baca juga: Ketua PAN Aceh Hargai Langkah Politik Muslim Ayub yang Bergabung NasDem

Hak azasi, hak memenuhi kebutuhan hidup serta pemenuhan ekonomi, aktivitas ekonomi serta produksi dapat terenuhi kepentingan dasar makro ekonomi, baik skala nasional maupun lokal.

Kondisi kehidupan ekonomi yang stabil, pertumbuhan yang baik sesuai target, tingkat inflasi pada batas standar toleransi tidak mencapai dua digit, kemiskinan dan pengangguran menurun, lapangan kerja terbuka lebar memberikan peluang tenaga kerja usia kerja terlibat dengan gaji sesuai dengan ketentuan minimal sesuai upah minimum regional.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved