Opini
Fenomena Ekonomi-Politik Akhir Tahun
Hal ini berhubungan langsung dengan masyarakat, karena laboratorium besar ekonomi dan politik ini tercermin, terlihat, tergambar
Kemudian peredaran uang mampu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dalam kondisi stabil dan terpenuhi, tidak terjadi kebocoran uang ke luar, anggaran belanja publik terpenuhi dan sesuai dengan prinsip perencanaan pembangunan dan pelaksanaan kebijakan politik anggaran dengan menganut sistem anggaran belanja seimbang (balanced budget), juga tidak dibayang-bayangi utang negara yang semakin membengkak serta besar sebagai beban masa depan.
Sehingga mampu meningkatkan kehidupan perekonomian, kemakmuran serta tercapai perubahan kehidupan menjadi masyarakat yang sejahtera, baik lahir maupun batin.
Seluruh hak dasar terpenuhi secara ekonomi dan politik masih terus diperbaiki, namun hak akan terus berubah.
Saat ini kondisi serta fenomena akhir tahun yang semakin suram dan mencekam tanpa kejelasan.
Namun demikian, masyarakat secara ekonomi dan politik terus berfikir ke depan, dimana perumusannya dapat diperbaiki, dipertajam, diimbangi hak-hak lainnya, sebagaimana hak demokrasi, hak kebebasan berpendapat, berpolitik, hak hidup ekonomi lebih baik dalam persaingan di tengah era globalisasi dan liberalisme, juga sosialisme yang terus bersaing secara ideologi serta praktik ekonomi dan politiknya.
Di sini Cranston (1973) dan Huber/Todt (1978), adanya tatanan ekonomi dunia baru, mewujudkan hak azasi manusia, kewajaran ekonomi tidak hanya tuntutan negara, tetapi juga prinsip regulatif tatanan sosial, hak azasi manusia melampaui tahap masyarakat bojuis.
Sesungguhnya dipahami dalam hal ini, sebuah tuntutan yang mesti diciptakan evaluasi akhir tahun semua pemenuhan keinginan terhadap kondisi kehidupan yang stabil, harmonis serta selaras, ini menciptakan kondisi kehidupan kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik dari sebelumnya.
Secara kasat mata serta empirik kehidupan serta fenomena ekonomi politik akhir tahun masih dalam bayang-bayang kesusahan kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi, maupun fluktuasi politik yang jauh dari harapan masyarakat.
Ketidakpastian hidup masa depan dengan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dampak dari kondisi tidak stabil, menunjukkan fenomena kehidupan yang lebih baik hanya impian dari harapan.
Secara vokal, ilustrasi, argumentasi serta pernyataan politik, para pemimpin dan elite poluitik terus menebar harapan.
Baca juga: Gubernur Nova dan Stafsus Presiden Bahas Dinamika Sosial Politik dan Keamanan Aceh
Baca juga: PKS Wacanakan Usung Nasir Djamil Jadi Calon Gubernur Aceh, Mencuat dalam Konsolidasi Politik
Baca juga: Ulama dan Politik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/taufiq-abdul-rahim-pengajar-universitas-muhammadiy.jpg)