Tamiang Kembangkan Budidaya Udang Vaname
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu puas dengan pembangunan klaster budidaya udang vaname
Sejak awal jata dia, poyek pengembangan budidaya udang vaname ini mendapat perhatian serius dari Pemkab Aceh Tamiang.
Keberadaan klater ini diyakini akan mengembalikan kejayaan udang Aceh Tamiang yang pernah melambung di era 1980-an.
"Kita pernah dikenal sebagai daerah penghasil udang kualitas tinggi, mudah-mudahan ini bisa kita kembalikan," ucapnya.
Revitalisasi 1.000 Ha Tambak
Kadis Pangan Kelautan dan Perikanan (PKP) Aceh Tamiang, Safuan mengungkapkan, sudah membuat perencanaan revitalisasi (suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya) tambak lanjutan seluas 1.000 hektare pada tahun 2022.
Baca juga: Janjikan Keuntungan hingga Rp 100 Juta Per Bulan, Budidaya Udang Vaname di Abdya Terus Tumbuh
Usulan ini, dijelaskannya, untuk mendukung dua program unggulan, yaitu Kampung Budidaya di Tangjungkeramat dan Kampung Nelayan Maju yang akan disebar di dua kampung, Kualapeunaga dan Sungaikuruk III.
"Secara bertahap tambak-tambak yang tidak produktif akan kita benahi," kata Safuan.
Dia menyebutkan, hamparan tambak di Aceh Tamiang saat ini seluas 20 ribu hektare.
Bila seluruh lahan ini produktif, maka kejayaan Aceh Tamiang di era 1980-an akan bisa kembali.(mad)
Baca juga: KKP Siap Jadikan Aceh Timur Sebagai Daerah Produsen Udang Vaname
Baca juga: Aceh Tamiang Bangun Klaster Udang Vaname Kategori Terbesar di Indonesia, Berkapasitas 2 Juta Ekor
Baca juga: Belajar dari Prajurit TNI, Raup Jutaan Rupiah dari Budi Daya Udang Vaname
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/budidaya-udang-vaname-di-aceh-tamiang.jpg)