Kamis, 4 Juni 2026

Opini

Upaya Vaksin Pemerintah Aceh

Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan

Tayang:
Editor: bakri
For: Serambinews.com
Almuniza Kamal, SSTP, M.Si, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) 

Oleh Almuniza Kamal, SSTP, M.Si, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA)

Pandemi Covid-19 melanda Indonesia hampir dua tahun.

Penanganan dampaknya sudah dilakukan dengan berbagai cara guna mengurangi penambahan kasus baru.

Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Namun, untuk melawan wabah virus yang mendunia ini, tidak cukup dengan hal itu.

Sehingga perlu dilakukan vaksinasi yang bisa mengurangi efek dari dampak tertularnya Covid-19.

Dalam hal ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan semua negara yang terkena dampak pandemi Covid-19 untuk melaksanakan vaksinasi.

Pemerintah Indonesia juga menggencarkan program vaksinasi Covid-19 yang mulai pada 13 Januari 2021.

Pada saat itu, suntikan pertama vaksin buatan Sinovac dilakukan Presiden RI, Joko Widodo.

Begitu juga Pemerintah Aceh yang melakukan vaksinasi pertama pada 15 Januari 2021.

Untuk dosis pertama saat itu diterima Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, bersama Pangdam Iskandar Muda, Wakapolda Aceh, Sekda Aceh, Anggota DPRA, Wakil Ketua MPU, dan beberapa Kepala SKPA.

Penyuntikan vaksin kepada Gubernur dan pejabat lainnya kala itu, menandai dimulainya vaksinasi bagi 3,7 juta masyarakat Aceh.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak masyarakat Aceh menyukseskan dan mengikuti vaksinasi.

Masyarakat tidak perlu ragu dengan vaksin yang digunakan karena sudah melewati uji klinis oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) dan sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga: Puluhan Pengungsi Rohingya Divaksin Covid-19

Baca juga: Masih di Bawah Umur, Sejumlah Pengungsi Rohingya Batal Divaksin Covid-19, 95 Orang Sukses Disuntik

Hal itu harus diikuti masyarakat karena vaksinasi merupakan salah satu efektif mengurangi penyebaran Covid-19.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved