Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Sidang Permohonan Suntik Mati di Lhokseumawe, Petani Keramba Ikat Kepala Pakai Kain Putih

Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, Kamis (13/1/2022), menggelar sidang perdana permohonan Euthanasia (praktik pencabutan kehidupan

Editor: bakri
ANTARA/RAHMAD
Sejumlah nelayan keramba menyaksikan sidang perdana permohonan suntik mati (euthanasia) di Pegadilan Negeri Lhokseumawe, Aceh, Kamis (13/1/2022). 

Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, Kamis (13/1/2022), menggelar sidang perdana permohonan Euthanasia (praktik pencabutan kehidupan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan mematikan).

Permohonan euthanasia diajukan N azaruddin, petani keramba di Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe.

Pengajuan permohonan dilakukan Nazaruddin melalui kuasa hukumnya yakni Safaruddin SH, Muhammad Zubir SH, dan Sahputra SH dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

Alasan pengajuan ini dilakukan Nazaruddin merasa tertekan atas rencana Pemko yang ingin memindahkan keramba dari waduk.

Sementara keramba di waduk adalah satu-satunya mata pencaharian dari Nazaruddin.

Baca juga: Sidang Permohonan Suntik Mati Petani Keramba, Kuasa Hukum Pemohon Siap Hadirkan Lima Saksi

Baca juga: Sidang Permohonan Suntik Mati Dimulai, Seratusan Petani Keramba Hadir ke PN Lhokseumawe 

Terlebih, kondisinya sekarang ini sudah tua dan sakit-sakitan.

Sebelum sidang dimulai, seratusan petani keramba di waduk Pusong ikut hadir ke PN Lhokseumawe.

Bahkan, diantara mereka ada yang mengikat kepala dengan kain putih.

Di sisi lain, sejumlah aparat kepolisian juga terlihat berjaga di lokasi.

Tepat pukul 10.00 WIB, hakim tunggal, Budi Sunanda langsung membuka sidang dan terbuka untuk umum.

Hakim langsung meminta kuasa hukum Nazaruddin untuk membacakan permohonan.

Permohonan dibacakan oleh Muhammad Zubir SH sekitar 15 menit.

Saat pembacaan permohonan berlangsung, hanya beberapa pengunjung yang berada di dalam ruangan, Mayoritas pengunjung yakni petani keramba lebih memilih berdiri di depan pintu ruang sidang, dan ada juga yang duduk di bangku di depan.

Usai pembacaan permohonan, maka majelis hakim pun menunda persidangan.

Sidang akan dilanjutkan pada Kamis (20/1/2022) mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi.(bah)

Baca juga: Sidang Permohonan Suntik Mati Petani Keramba di PN Lhokseumawe Berlangsung Singkat, Begini Prosesnya

Baca juga: Ini Jadwal Sidang Kasus Petani Keramba Ajukan Permohonan Suntik Mati di PN Lhokseumawe

Baca juga: Tertekan Harus Pindahkan Keramba, Nazaruddin dan Kisahnya Ajukan Suntik Mati ke PN Lhokseumawe

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved