Breaking News:

Opini

Spirit Ibadah dan Perubahan Iklim

Beberapa hari lalu masyarakat dunia kembali menghadapi musibah alam dengan terjadinya erupsi gunung Semeru dan banjir besar

Editor: bakri
Spirit Ibadah dan Perubahan Iklim
Azmi Abubakar, Anggota Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Guru Dayah Jeumala Amal, Luengputu

Oleh Azmi Abubakar, Anggota Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Guru Dayah Jeumala Amal, Luengputu

Beberapa hari lalu masyarakat dunia kembali menghadapi musibah alam dengan terjadinya erupsi gunung Semeru dan banjir besar yang melanda Kuala Lumpur dan sekitarnya.

Musibah Semeru dan banjir di Malaysia tersebut semakin menyadarkan kita bahwa dunia terus menghadapi perubahan iklim dari waktu ke waktu.

Tegasnya, perubahan iklim ini telah dirasakan hamper semua lini masyarakat dunia.

Berangkat dari realita ini, para pemimpin agama secara berterusan menyerukan keprihatinannya mengenai perubahan iklim dan berbagai dampaknya.

Grand Syekh Al Azhar, Syekh Ahmad Tayeb misalnya mengingatkan bahwa berbagai bencana banjir dan naiknya suhu bumi yang menyebabkan ribuan korban jiwa jelas disebabkan oleh krisis perubahan iklim.

Syekh Azhar menyerukan tindakan serius untuk melawan krisis perubahan iklim.

Kegelisahan ini cukup beralasan karena akibat perubahan iklim telah menjadi masalah hidup yang langsung dirasakan oleh masyarakat secara meluas.

Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus menyerukan hal yang sama.

Beragam bencana alam yang terjadi di Eropa dan belahan dunia lain menjadi perhatian serius.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved