Opini
Aceh dalam Geliat Wisata
Memasuki tahun 2022, imej Aceh yang selama ini dipenuhi potret buram sebagai daerah bekas konflik, miskin dan rawan bencana mulai terlihat “kinclong”
Apalagi Kota Banda Aceh telah ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaannya.
Otomatis Aceh akan menjadi pusat perhatian wisata tanah air.
Tentu tidak cukup Kota Banda Aceh saja yang perlu didandani melainkan seluruh potensi yang telah berhasil mencuat ke permukaan wajib ditata lewat sentuhan yang lebih apik.
Perlu pembenahan dan pembinaan terhadap daerah-daerah yang mulai serius menangani sektor wisata ini seperti yang terlihat di wilayah tengah “Datiga” dan wilayah barat “Barsela” yang begitu menonjol dalam dua tahun terakhir.
Semangat masyarakat dan pemerintah kabupaten dalam menggarap sektor pariwisata sejatinya perlu segera direspon lewat penempatan program unggulan pembangunan pariwisata dalam bentuk skala prioritas.
Baca juga: Didampingi Komunitas Wisata, Mantan Wali Kota Sabang Kunjungi Wisata Tapaktuan Tapa
Potensi wisata Aceh memang tidak perlu diragukan, tapi yang selalu disangsikan adalah keberpihakan program pembangunannya, apakah bersedia dititikberatkan pada sektor ini.
Mampu tidak sentuhan pemerintah mewujudkan impian Aceh sebagai destinasi utama wisata tanah air ke depan.
Tentu saja dengan tetap mengedepan karakter ke-Islam-an dan ke-Aceh-an sebagai daya tariknya.
Jika peluang ini disahuti dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah: pertama, perlu diperhatikan soal kesiapan mental masyarakat kita.
Partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat harus mampu mendorong terwujudnya atmosfer yang kondusif bagi penumbuhkembangan kepariwisataan di wilayahnya.
Hal ini lebih dikenal dengan istilah masyarakat sadar wisata.
Sebuah daya tarik wisata tentu tidak akan mungkin berdiri sendiri.
Bahkan tidak cukup hanya diserahkan kepada pihak pengelola semata.
Ada peran bersama yang saling menunjang satu sama lain.
Sebut saja contoh sederhananya, baik pelaku ataupun penikmat wisata tentu sama-sama harus menjaga keindahan dan kebersihan tempat atau objek wisatanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/drmuhammad-yasar-stp-msc-dosen-tetap.jpg)