Breaking News:

Berita Banda Aceh

Lagi, 11 Mahasiswa Kembalikan Beasiswa

Sebelas mahasiswa kembali mendatangi Posko Ditreskrimsus Polda Aceh untuk mengembalikan beasiswa yang diterima pada tahun 2017

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Posko pengembalian dana bantuan pendidikan kasus korupsi beasiswa di Ditreskrimsus Polda Aceh 

BANDA ACEH - Sebelas mahasiswa kembali mendatangi Posko Ditreskrimsus Polda Aceh untuk mengembalikan beasiswa yang diterima pada tahun 2017 lalu meski mereka tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.

Total uang yang dikembalikan mahasiswa dalam dua hari sebanyak Rp 135,5 juta.

Dari jumlah tersebut, enam mahasiswa mengembalikan beasiswa itu pada Senin (21/2/2022) dengan jumlah total Rp 42.500.000.

Sedangkan lima orang lainnya mengembalikan uang tersebut pada Selasa (22/2/2022) senilai Rp 93.000.000.

Dengan demikian, hingga saat ini sudah 49 mahasiswa yang mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 582.145.000.

Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, kepada Serambi, Rabu (23/2/2022).

Menurutnya, Polda Aceh akan transparan terkait jumlah kerugian negara yang sudah dikembalikan oleh mahasiswa.

Baca juga: Beasiswa Rp 30 Juta Diterima Rp 4 Juta, Puluhan Mahasiswa Melapor ke Posko Advokat

Baca juga: 10 Advokat Aceh Buka Posko Bantuan Hukum Gratis untuk Mahasiswa Terseret Kasus Beasiswa

Namun, lanjut Winardy, untuk saat ini penyidik belum bisa merilis siapa saja mahasiswa yang tidak memenuhi syarat maupun mahasiswa yang sudah mengembalikan kerugian negara.

"Bagi yang berkepentingan dengan data tersebut dapat menghubungi posko yang ada di Ditreskrimsus Polda Aceh," ujarnya.

Pengacara yang tergabung dalam Solidaritas Advokat Aceh memberikan keterangan pers usai meresmikan posko bantuan hukum di D’ Energy Cafe, Aceh Besar, Senin (21/2/2022).
Pengacara yang tergabung dalam Solidaritas Advokat Aceh memberikan keterangan pers usai meresmikan posko bantuan hukum di D’ Energy Cafe, Aceh Besar, Senin (21/2/2022). (For Serambinews.com)

Terkait pihak yang meminta polisi segera memproses aktor utama dalam kasus korupsi beasiswa ini, Kombes Winardy mengatakan, Ditreskrimsus akan segera mengumumkan tersangka dalam kasus tersebut berdasarkan hasil gelar perkara dalam waktu dekat.

"Kita sama-sama menunggu penyidik melaksanakan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.

Sebab, dalam hal penetapan tersangka, ada ketentuan atau SOP (standar operasional prosedur) yang harus diikuti agar tidak menyalahi aturan," pungkas Kabid Humas Polda Aceh. (dan)

Baca juga: FPA Minta Polda Aceh Serius Tangani Kasus Dugaan Pemotongan Beasiswa

Baca juga: GeRAK Aceh : Metode Penanganan Perkara Beasiswa Diduga Keliru

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved