Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pejabat Jadi Tersangka, Anggota DPRA Masih Saksi Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus korupsi beasiswa tahun 2017 melalui gelar perkara di Mapolda Aceh

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Posko pengembalian dana bantuan pendidikan kasus korupsi beasiswa di Ditreskrimsus Polda Aceh 

Menurutnya, pihak kepolisian juga sudah melaporkan gelar perkara penetapan tersangka kasus tersebut ke Bareskrim Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: GeRAK: Penetapan Tersangka Kasus Beasiswa tidak Masuk Akal

Baca juga: MaTA Nilai Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Aceh belum Sentuh Aktor Utama

Winardy yang dikonfirmasi Serambi,Rabu (2/3/2022) pagi membenarkan bahwa tidak tersangka dari anggota DPRA.

"Sementara belum ada," katanya.

Sedangkan dari kalangan mahasiswa, sebut Winardy, pihaknya sampai saat ini masih membuka posko pengembalian kerugian negara di Mapolda Aceh.

"Kan masih kita buka posko, kita utamakan yang pelaku utama," ungkap Kabid Humas Polda Aceh.

Masih sebagai saksi

Kasus ini sendiri sudah diselidiki Polda Aceh sejak tahun 2017 lalu.

Kasus dugaan rasuah beasiswa tersebut hingga sekarang cukup menyita atensi publik di Aceh.

Pasalnya, sejumlah anggota DPRA sempat dipanggil oleh penyidik Polda Aceh untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada Mei 2021 lalu.

Mereka yang dipanggil saat itu adalah As, AA, HY, IU, YH, dan Zu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved