Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pejabat Jadi Tersangka, Anggota DPRA Masih Saksi Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus korupsi beasiswa tahun 2017 melalui gelar perkara di Mapolda Aceh

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Posko pengembalian dana bantuan pendidikan kasus korupsi beasiswa di Ditreskrimsus Polda Aceh 

"Mereka dipanggil sebagai saksi, nanti kalau hasilnya signifikan ada keterkaitan, baru kita tetapkan sebagai tersangka melalui gelar perkara," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy seperti diberitakan Serambinews.com, Rabu (5/5/2021) lalu.

Baca juga: MaTA: Polda Aceh Jangan Lindungi Aktor Utama Korupsi Beasiswa Mahasiswa

Serambi pada Rabu (2/3/2022) secara khusus mengonfirmasi Polda Aceh apakah anggota DPRA yang sempat dipanggil menjadi saksi pada pertengahan 2021 itu tidak bersalah dalam kasus tersebut atau tidak.

Sebab, sebelumnya sempat beredar informasi bahwa mereka terlibat dalam pemotongan bantuan pendidikan dimaksud.

"Dana beasiswa berasal dari usulan/pengajuan/aspirasi anggota DPRA.

Beberapa (anggota DPRA) sudah diminta keterangan sebagai saksi, dan sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi, kecuali bila dalam proses penyidikan selanjutnya ditemukan fakta hukum lain," jelas Winardy, dua hari lalu.

LSM Minta Polisi Jangan Lindungi Aktor Utama

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Transparasi Aceh (MaTA), Alfian, menilai, kasus korupsi beasiswa tersevut secara konstruksi tidak akan selesai jika ada upaya ‘penyelamatan’ aktor utama.

Seharusnya, menurut Alfian, ada kemauan kuat dari Polda Aceh untuk mengusut aktornya secara utuh.

Sehingga, tidak meninggalkan pesan pada publik bahwa politisi atau orang berpengaruh tidak dapat tersentuh hukum.

Jika ini terjadi jelas sangat berimplikasi pada kepercayaan publik kepada aparat penegak hukum.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved