Kupi Beungoh
Putin, Ukraina, dan Perang Dunia 3 (V), 'Laboratorium Suriah' Putin, untuk Ukraina?
TIDAK berhenti di kawasan bekas Uni Soviet, percaturan Rusia dengan AS, juga berlangsung di berbagai tempat lain di dunia.
Musuh yang Sama Tujuan Berbeda
Karena salah satu justifikasi AS adalah memerangi kelompok jihad Islam ISIL-ISIS, Rusia hanya menumpang pada justifikasi AS untuk menjadi salah satu peserta aktif dalam konflik itu.
Logika AS itu digunakan oleh Putin untuk masuk ke Suriah, sehingga kedua kekuatan ini memerangi kelompok ISIL-ISIS yang sama, namun mempunyai tujuan akhir yang berbeda.
Tidak ada alasan sama sekali bagi AS maupun sekutunya untuk mélarang Rusia terlibat, karena bukankah AS yang mempromosi dan mengajak seluruh kekuatan dunia untuk memerangi Islam radikal?
Di Suriah, kedua kekuatan itu terlibat aktif, bahkan mengirimkan pasukannya, berikut dengan pangkalan militer.
AS membangun pangkalan militernya di Al-Tanf, 250 km dari Damakus, ibu Kota Suriah, di provinsi Hom yang dikuasai oleh kelompok anti-Assad.
Pangkalan AS itu dibangun dengan kesepakatan dan prinsip saling menghormati antara AS dan Rusia pada tahun 2016, ditandai dengan penetapan 55 kilometer kawasan nonkonflik yang memberikan ruang keamanan kepada pangkalan AS itu.
Ketika AS mulai terlibat dalam konflik Suriah, lebih dari 5.000 pasukannya terlibat dalam berbagai operasi memerangi ISIL-ISIS, yang mendapat dukungan kuat dari sekutu domestiknya yang ingin menggulingkan Assad.
Rusia tidak hanya menyediakan bantuan militer canggih kepada Assad, tetapi juga ikut aktif dalam pemboman wilayah-wilayah strategis penantang Assad.
Sulit membayangkan Assad akan bertahan tanpa kehadiran mesin perang Rusia.
Sama dengan AS, Rusia juga membangun pangkalan militernya di Suriah.
Jika pangkalan AS terletak di wilayah anti-Assad, Putin mendapat keistimewaan dari Assad.
Rusia diberikan dua pangkalan militer Suriah, Laut-Pelabuhan Tartus dan Udara-airport Hmeimim, yang keduanya terletak di Propinsi Ladhakia.
Dengan fasilitas seperti itu, praktis mobilisasi mesin perang Rusia-ke Suriah sangat mudah dilakukan, terutama berbagai pesawat tempur dan alat canggih lainnya yang dapat dikirim melaui laut dan udara.
Praktis pertahanan Assad sebagiannya dikelola oleh Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ahmad-humam-hamid-3.jpg)