Minggu, 26 April 2026

Jurnalisme Warga

Baca Al-Qur’an dengan ‘Lagu Pidie’ Kini Menggeliat Lagi

Jenis lagu Pidie yang dibaca secara lantang betul-betul dilantunkan dengan suara bernada amat tinggi, sedangkan yang lembut serta beralun

Editor: bakri
IST
T.A. SAKTI, Pengelola Bale Tambeh, melaporkan dari Tanjung Selamat, Aceh Besar 

Mereka adalah “Pahlawan Lagu Pidie” yang dengan gigih mempertahankan benteng terakhir irama lokal dalam membaca Al- Qur’an sebelum seluruhnya ditelan zaman.

Saat ini mereka berhenti sementara (dua tahun) karena berjangkitnya wabah Covid- 19.

Peristiwa inilah yang saya laporkan setelah saya wawancara Teungku (Tgk) Ilyas Harun lewat telepon seluler pukul 06.00 pagi, Jumat, 15 April 2022.

Saat itu, saya berada di Bale Tambeh, Tanjung Selamat, Aceh Besar, sedangkan Tgk Ilyas sedang di Masjid Nurul Huda, Gampong Bucue, Kecamatan Sakti, Pidie.

Berikut rangkuman dialog itu terkait Safari Ramadhan.

Sekitar awal tahun 2012, timbul ide dari sejumlah qari (ahli membaca Alquran) untuk melakukan Safari Ramadhan pada bulan puasa tahun itu di Kabupaten Pidie.

Jumlah qari yang aktif dalam Safari Ramadhan sepuluh orang, berasal dari beberapa gampong (kampung), yaitu Gampong Bucue, Riweuek, Lameue, Pante Krueng, Beutong Pocut, dan Gampong Jeumpa.

Nama para qari adalah Tgk Ilyas Harun, Tgk Sabbiyani, Pak Jafar, yang pernah jadi camat di Tangse, Tgk Banta Ajad, Tgk Mansur Hasan, Tgk Amri, Tgk Abdul Hamid, Tgk Abdussamad, Sayid Yasir, dan Sayid Fahmi.

Selama delapan kali bulan puasa, mereka telah menjelajah hampir seluruh Kabupaten Pidie, baik bagian tengah, barat, timur, utara maupun selatan.

Kehadiran mereka ke berbagai gampong di Kabupaten Pidie rata-rata karena diundang.

Alhamdulillah, dengan mulai landainya Covid-19, pada malam 17 Ramadhan 1443 H ini para qari asal Kecamatan Sakti telah diundang ke Meunasah Peureulok.

Kemudian, pada malam tanggal 21 puasa nanti diundang ke Meunasah Peutoe.

Kedua tempat itu berada dalam Kecamatan Indra Jaya, Pidie.

Kalau di tahun 1980-an, Bupati Pidie Drs.

Nurdin AR dapat membangkitkan kembali Dalail Khairat melalui Lomba Dalail Khairat Sekabupaten Pidie, semoga dalam hal lagu Pidie pun dapat setara dengannya.

Alhamdulilah.

Baca juga: Percuma Hafal Alquran, Tapi Hidup Jauh dari Nilai-nilai Islam

Baca juga: Ramadhan, Momentum Kembali kepada Alquran

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved