Breaking News:

Opini

Pindah dari Takdir ke Takdir

DALAM upaya memilih takdir, disebutkan bahwa Khalifah Umar bin Khattab Ra, pernah kedatangan tamu dari dusun (seorang badui)

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof Dr Al Yasa’ Abubakar MA, Guru Besar UIN Ar-Raniry 

Semua yang terjadi adalah takdir.

Lulus dan tidak lulus ujian adalah takdir.

Sehat atau sakit adalah takdir.

Sampai ke tempat tujuan sesuai dengan waktu yang direncanakan atau tidak sampai karena ada halangan, semuanya takdir.

Tidak ada yang terjadi di atas alam ini di luar takdir Allah.

Allah memberi akal dan nurani kepada manusia agar dia dapat memilih apa yang dia inginkan dan lantas mengusahakannya dengan sungguh-sungguh sembari berdoa secara tulus dan terus menerus.

Sebaliknya mesti berusaha menghindari apa yang tidak dia inginkan dan berusaha menjauhinya secara sungguh-sungguh juga.

Alquran dalam al-Baqarah 286 menyatakan lebih kurang, Allah tidak memberi beban kepada seseorang di luar batas kemampuannya, dan setiap orang akan diberi balasan sesuai dengan usahanya.

Orang yang berbuat baik akan diberi balasan baik dan orang yang berbuat buruk akan diberi balasan buruk.

Selanjutnya di dalam Alquran juga ada ayat yang meminta agar seseorang (sebuah bangsa) merencanakan dan mempersiapkan masa depannya.

Wahai orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dia perbuat (rencanakan, siapkan) untuk hari esok.

Bertakwalah kepada Allah, karena sungguh Allah mengetahui segala apa yang kalian lakukan.

Allah meminta agar setiap orang berusaha mengubah kehidupannya ke arah yang lebih baik.

Orang yang beruntung adalah mereka yang masa depannya lebih baik dari masa lalunya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved