Berita Politik
Prabowo Dekati Tokoh NU, Pengamat: Karena Ditinggalkan PA 212
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mulai mendekati tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dengan melakukan kujungan safari Idul Fitri
Safari Prabowo pada para ulama itu ternyata belum bisa menarik perhatian Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk memberikan dukungan di Pilpres 2024 nanti.
Sekretaris Majelis Syuro PA 212, Ustaz Slamet Ma'arif menanggapi dingin manuver politik Prabowo tersebut.
Ia mengaku ‘senang’ meskipun Prabowo belum pernah mengunjungi Habib Rizieq Shihab (HRS) yang saat ini sedang menjalani pidana penjara.
"Ikut seneng aja dah yang silaturahmi dengan ulama," ujar Slamet, Kamis (5/5/2022).
Saat disinggung apakah akan kembali memberikan dukungan kepada Prabowo jika kembali maju sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2024, Slamet mengatakan pihaknya belum kepikiran tentang itu.
"Dukung (di Pilpres 2024)? Belum kepikiran," pungkas Slamet Tahun 2021 lalu, Slamet Ma'arif mengakui tidak akan mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.
Ada beberapa pertimbangan yang membuat pihaknya tidak akan mendukung Prabowo jika kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2024 mendatang.
Salah satu pertimbangan itu, dia mengungkapkan, Prabowo dinilai sulit memenangkan pertarungan walaupun dipasangkan dengan siapa pun.
"Saya yakin PS (Prabowo Subianto) diusung atau dipasangkan dengan siapa pun sangat amat sulit bisa memenangkan pertarungan di 2024," katanya sebagaimana diberitakan merdeka.com, Rabu (16/6/2021). (tnr/rmol)
Baca juga: Silaturahmi Prabowo Kental Nuansa Politik, PDI-P: Tidak Ada Pembicaraan Politik
Baca juga: Hasil Survei Capres 2024: Airlangga Hartarto Unggul Jika Head to Head dengan Prabowo dan Ganjar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menteri-pertahanan-prabowo-subianto.jpg)