Breaking News:

Mihrab

Introspeksi Diri Jalan Menuju Rahmat Ilahi, Tgk Sirajuddin: Hisablah Dirimu Sebelum Engkau Dihisab

Manusia yang paling baik adalah yang mau mengakui kesalahan dirinya dan bertaubat serta memohon ampun kepada Allah Swt.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar, Deunong, Darul Imarah, Aceh Besar, Dr Tgk Sirajuddin Saman SPdI MA 

SERAMBINEWS.COM - Dalam perjalanan hidup di dunia ini manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa akibat memperturutkan keinginan hati dan hawa nafsunya semata.

Manusia yang paling baik adalah yang mau mengakui kesalahannya dan bertaubat serta memohon ampun kepada Allah Swt.

Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Deunong Darul Imarah Aceh Besar, Dr Tgk Sirajuddin Saman MA mengatakan, introspeksi diri sangat diperlukan bagi orang-orang yang melakukan taubat dengan sesungguhnya.

“Dengan mengingat kekurangan dan kesilapan yang telah dilakukan serta mengakui kealpaan diri akan timbul rasa ingin memperbaiki semua yang tidak baik darinya dan menggantinya dengan prilaku terpuji yang dicintai Allah Swt serta bermanfaat bagi manusia lainnya,” katanya.

Tgk Sirajuddin mengatakan, seorang muslim sepatutnya mengakui bahwa dirinya adalah tempat salah dan dosa.

Baca juga: Tgk Bustamam Ajak Umat Merajut Silaturahmi saat Lebaran, Bisa Lancar Rezeki hingga Sehat Mental

“Kita adalah makhluk yang lemah dan tidak berdaya. Allah Swt itu Maha Kuasa, Maha Mengetahui setiap tindak tanduk kita, juga Maha Pengampun terhadap kesalahan dan dosa kita,” terangnya.

Dengan demikian, katanya, introspeksi diri akan muncul untuk memperbaiki perbuatannya di masa yang akan datang supaya menjadi manusia yang mulia.

Untuk membangkitkan semangat introspeksi diri, Tgk Sirajuddin mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pertama, membuka diri terhadap kritik dan saran dari orang lain. Kedua, bersahabat dengan orang shalih.

Ketiga, muhasabah dalam kesendirian. Keempat, mengingat kematian dan kehidupan sesudahnya.

Perlu diingat, introspeksi diri akan mendatangkan pahala dan juga manfaat bagi dirinya.

“Pertama, diangkatnya azab dan meringankan hisab di akhirat. Dalam Hadis riwayat Tarmizi, ‘Amirul Mukminin Umar Ibnu Khattab mengatakan “sesungguhnya hisab di hari kiamat akan menjadi ringan bagi orang orang yang menghisap diri (muhasabah) ketika hidup di dunia,” terang Tgk Sirajuddin

Kedua, melapangkan hati. Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Deunong ini mengatakan, dengan introspeksi diri lalu menyadari kekurangan dan kesilapan akan melapangkan hati dan mudah untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang lurus dan diridhai Allah.

Baca juga: Aktivis Dayah Kritik Gowes Tour de Aceh, Pakai Celana Pendek dan Melanggar Syariat Islam

Baca juga: Besok Malam, Abu Mudi Kembali Isi Pengajian Tastafi di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

“Ketiga, Memperbaiki hubungan sesama. Dalam hadist riwayat Ahmad disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari senin dan kamis, pada hari itu hamba-hamba Allah diampuni dosa-dosanya kecuali mereka yang bermusuhan dengan saudaranya,” ucap Tgk Sirajuddin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved