Pengakuan Pekerja Bengkel yang Rudapaksa dan Bunuh Siswi SMP, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Disaat korban pingsan inilah kemudian pelaku melakukan perbuatan bejatnya memerkosa korban yang sedang pingsan.

Editor: Faisal Zamzami
HO / Tribun Medan
Polisi tangkap Fajar Sidik (19) pelaku pembunuhan dan rudapaksa ASS (14) Siswi SMP di Langkat 

 

Kronologi Korban Hilang

Dari informasi yang diperoleh Tribun-medan.com di lapangan, ASS yang masih berusia 14 tahun terakhir kali bertemu dengan orangtuanya pada 15 Juni 2022.

Kala itu, ASS pamit untuk pergi ke sekolah, guna mengikuti proses ujian.

Setelah pamit untuk pergi ujian, hari itu ASS tak kunjung pulang ke rumah.

Orangtua dan kerabat sempat mencari ASS kemana-mana, tapi tidak ditemukan.

Untuk mencari keberadaan ASS, keluarga bahkan memposting kabar di media sosial.

Sayangnya, usaha tersebut tak membuahkan hasil.

Setelah sepekan dikabarkan hilang, keluarga ASS kemudian mendapat laporan adanya temuan jenazah di Komplek Sanggar Pramuka PT Pertamina Pangkalan Brandan, Desa Puraka II, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat pada Selasa (21/7/2022) sekira pukul 18.30 WIB.

Setelah dicari tahu, jenazah siswi SMP yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu ciri-cirinya sesuai dengan ASS.

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan polisi, bahwa jenazah siswi SMP yang ditemukan dalam kondisi sudah menjadi mayat itu benar adalah ASS.

Sontak, fakta ini membuat keluarga begitu sedih.

Adapun yang menguatkan bahwa jenazah siswi SMP di semak-semak itu adalah ASS dari barang yang dipakainya.

Di jari ASS disebut ada cincin karet pemberian sang bunda.

Bahkan, pihak keluarga mengenali pakaian yang digunakan ASS sebelum dinyatakan hilang.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

 

Korban diketahui berinisial ASS (14) warga Jalan Besitang, Kabupaten Langkat.

Ia ditemukan meninggal dunia di Komplek Sanggar Pramuka PT Pertamina Pangkalan Brandan, Desa Puraka II, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat pada Selasa (21/7/2022) sekira pukul 18.30 WIB.

Kabar yang diterima Tribun-medan.com menyebutkan, bahwa jenazah ASS pertama kali ditemukan dua orang pengembala lembu.

Keduanya adalah Ruslan (40) dan Jefri (35).

Sebelum jenazah ASS ditemukan, Ruslan sempat mencium bau busuk di sekitar semak-semak, tempat saksi memberi makan lembunya.

Ruslan yang merasa penasaran, kemudian mendekati semak-semak sumber bau.

Begitu dicek, alangkah kagetnya Ruslan menemukan jenazah berpakaian SMP.

Ruslan dan Jefri kemudian melapor pada aparat desa, dan diteruskan pada Polsek Pangkalan Brandan.

 

Baca juga: Pemko Lhokseumawe Tiadakan Takbir Keliling Pada Lebaran Idul Adha

Baca juga: Siap-siap! Pemerintah akan Buka 1.086.128 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2022, Berikut Rinciannya

Baca juga: Ganja Dikirim, Hukuman Seumur Hidup sampai Pelanggar Syariat - LIVE UPDATE ACEH RABU (29/5/2022)


 

TribunMedan: Pekerja Bengkel yang Rudapaksa dan Bunuh Siswi SMP Dijerat Pasal Berlapis dan Ini Hukumannya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved