Jumat, 15 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Sensasi Air Panas Wisata Ie Seuum

Objek wisata air panas Ie Seuum terletak di Gampong Ie Seuum, Kemukiman Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
SYAHRIL, S.Pd., M.Ag, Guru SMAN 6 Banda Aceh dan Staf Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), melaporkan dari Gampong Ie Seuum, Aceh Besar 

Saat tangan menyentuh permukaan air, terasa begitu hangat.

Setelah itu, kami pun masuk ke dalam kolam dan berendam selama 20 menit.

Setelah itu, naik dan duduk sebentar di permukaan kolam sekitar lima menit.

Ada kolam bulat di sebelahnya dan kami ingin mencobanya.

Saat saya menyentuh airnya terasa lebih panas.

Namun, karena ingin mengurangi rasa sedikit gatal di lengan dan kaki, saya pun memaksakan diri untuk berendam seluruh tubuh, kecuali wajah saja yang tidak.

Wow, airnya benar-benar panas.

Kami hanya sanggup berendam lima menit, langsung naik ke atas.

Lebih kurang hanya 25 menit berendam, alhamdulillah rasa gatal di pergelangan tangan dan khaki saya pun hilang.

Setelah berbilas dengan air bersih, lalu berganti pakaian, kami pun bergegas menuju sebuah warung.

Seorang ibu penjaga warung bernama Idawati (37) sambil tersenyum menyapa kami.

Kami memesan dua gelas teh hangat karena kami merasa udara kembali sejuk dan dingin.

Setelah menghidangkan dua gelas teh hangat, beliau duduk menemani kami.

Ia menjelaskan bahwa kolam pemandian air panas ini dibuka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB untuk keluarga.

Sedangkan pada pukul 18.00 hingga pukul 06.00 WIB, kaum wanita dilarang keras untuk mengunjungi kolam air panas karena di Aceh diberlakukan syariat Islam.

Sedangkan bagi pria tidak ada batasan kapan pun ingin mandi di kolam air panas yang mirip seperti di Ciater, Jawa Barat, ini.

Bu Idawati mengisahkan, “Banyak orang menjadikan air panas dan sauna sebagai terapi kesehatan.

Bagi yang sehat menjaga kebugaran, menormalkan kembali otototot yang kaku.

Juga sebagai terapi ketenangan, mengurangi stroke dan penyakit penyempitan saraf.

” Menurutnya, ada seorang kakek menderita sakit gatal- gatal di kulit, lalu melakukan terapi sauna enam kali.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah, kakek tersebut sudah sembuh,” ujarnya.

Bu Ida menambahkan, ada seorang ibu berusia setengah baya yang terkena penyakit penyempitan saraf.

Lalu, terapi mandi sauna selama satu setengah bulan di kolam ini.

Alhamdulillah, dengan izin Allah Swt, beliau pun sembuh.

Pak Jal, sebagai pengelola tempat wisata mengatakan bahwa selama ini objek wisata air panas Ie Seuum dikelola dengan pendanaan dari Pemkab Aceh Besar.

Ia sangat berharap kepada Pemeritah Aceh yang belum pernah menguncurkan dana untuk perawatan dan merenovasi tempat wisata ini agar memperhatikan objek wisata yang satu ini.

Setelah pamitan, kami pun beranjak pulang melewati pintu gerbang Gampong Ie Seuum menuju jalan besar Krueng Raya.

Tampak banyak ruas jalan yang berlubang dan rusak.

Diperparah lagi dengan penerangan lampu yang sangat terbatas sehingga suasana menjadi gelap dibalut sunyinya malam.

Baca juga: Dua Destinasi Wisata Aceh Tengah Masuk Nominasi API Award 2022

Baca juga: Inong Aceh Rekomendasi Destinasi Wisata di Daerah Ini yang Instagramable untuk Milenial

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved