Wawancara Khusus

‘Aceh Perlu Kehidupan Normal’

Setelah lama tak terdengar, nama mantan Juru Bicara (Jubir) GAM, Sofyan Dawood, kembali menjadi pembicaraan publik

Editor: bakri

Kita harapkan kepada Pj Gubernur Pak Achmad Marzuki, kondisi ini harus dilihat di Aceh. Jangan seolah-olah kita hanya mengandalkan dana otsus.

Kalau hanya bicara dana otsus, itu gila namanya. Tapi harus kita garap potensi lain dengan memanfaatkan komoditi Aceh seperti kopi, cokelat, nilam, pala, cengkeh, termasuk pinang.

Bagaimana penerapan regulasi dan birokrasi di Aceh, apakah menyulitkan investor?

Bisa jadi, kesulitan di situ. Kita harapkan kepada Pj (Gubernur) ini tolonglah, undanglah investor ke Aceh, berilah kesempatan. Berjoinlah dengan lokal. Jadi perusahaan luar dan lokal hidup.

Hidupkan UMKM Aceh dan semuanya, kita sama-sama mengharapkan itu.

Bagaimana hubungan Anda dengan Achmad Marzuki?

Saya kenal beliau sejak beliau menjabat Pangdam IM. Saya pernah diskusi beberapa hal bukan saat Pj, tapi waktu beliau Pangdam. "Ayo Bang, kita pernah dulu buat rusuh, ada perang antara TNI dengan GAM, sehingga banyak korban masyarkaat.

Apa salahnya sekarang kita sama-sama membangun kembali. Ayo kita buat masyarakat Aceh sejahtera." Itu waktu Pangdam.

Kalau itu prinsipnya, kenapa saya nggak senang, ada orang luar membangun Aceh. Saya bangga sebagai orang Aceh. Kan nggak mungkin saya tolak.

Dalam perjalanan, beliau pindah. terakhir muncul bisikan yang kemungkinan besar beliau akan menjadi Pj. Saya coba dekati.

Jadi, menurut saya tidak ada salahnya, karena menurut undang-undang siapapun bisa jadi Pj. Karena Aceh Islam, ya harus orang Islam Pj-nya.

Itu yang kita utamakan. Beliau kan orang Islam. Berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Kalau orang Palembang dengan Aceh kulturnya hampir sama, kalau pun beda sedikit. Nama pun cocok saya lihat. Namanya Achmad Marzuki bin Bakhtiar.

Kedua, kalau kita lihat kariernya masih panjang masa pensiunnya. Ini yang saya terkejut, kenapa beliau mau pensiun dini untuk membantu Aceh.

Selesai Pj, sebenarnya beliau masih jenderal. Tapi mau pensiun, itu kan ada niat baik di situ. Kita harap, dengan kehendak Allah, melalui Pj ini bisa mengundang para investor masuk ke Aceh karena Aceh sudah aman. (*)

Baca juga: Bupati Aceh Tamiang Optimis Achmad Marzuki Mampu Tuntaskan Persoalan Aceh

Baca juga: Bahas Persoalan Aceh, Pj Gubernur Achmad Marzuki dan Anggota DPRA Tarmizi SP Semobil

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved