Breaking News:

Luar Negeri

Israel Bakal Ketar Ketir Jika Presiden Palestina Mahmoud Abbas Digantikan, Apa yang Bakal Terjadi?

“Ada kekhawatiran besar di antara Departemen keamanan dan militer Israel tentang apa yang mungkin terjadi setelah Abbas,” katanya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
ABBAS MOMANI/AFP
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Apa yang bakal terjadi jika dia mundur dari bangku presiden? 

Yang lebih mengkhawatirkan lagi bagi Israel adalah Hamas mungkin dapat mengambil keuntungan.

Hal itu diungkapkan Mantan penasihat urusan Arab di Kementerian Pertahanan Israel, David Hacham.

Baca juga: Kantor Berita Al Jazeera Terbitkan Jenis Peluru Pembunuh Jurnalisnya Shireen Abu Akleh di Palestina

“Ada kekhawatiran besar di antara Departemen keamanan dan militer Israel tentang apa yang mungkin terjadi setelah Abbas,” katanya.

 “Keamanan dan militer telah mengembangkan beberapa skenario, yang paling berbahaya adalah terjadinya konflik bersenjata antara pesaing untuk suksesi Abbas, yang mengarah pada ketidakstabilan keamanan di wilayah Palestina,” jelasya.

Pada saat yang sama, Israel telah memutuskan untuk tidak menunjukkan dukungan publik untuk kandidat tertentu, dengan pengetahuan bahwa dukungan apa pun akan lebih merusak kandidat daripada kebaikan.

Kenyataannya adalah, bagaimanapun, dukungan Israel untuk kandidat mana pun akan meyakinkan AS untuk mendukung sosok tersebut, dan juga mendorong dukungan dari negara-negara Arab.

Kandidat Hamas, di sisi lain, adalah salah satu yang pasti tidak akan didukung oleh Israel. 

Baca juga: PBB: Israel yang Harus Disalahkan atas Konflik dengan Palestina

Kemenangan gerakan tersebut dalam pemilihan legislatif Palestina 2006 menyebabkan sanksi ekonomi dari Israel, AS, dan lainnya.

Bassam Naim, seorang anggota terkemuka Hamas, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa gerakannya menyerukan pemilihan presiden dan legislatif yang bebas.

Hal itu akan memungkinkan rakyat Palestina untuk memilih presiden masa depan mereka, dan seorang pemimpin yang mampu menyelesaikan konflik dengan Israel.

Namun, Naim tidak mau melangkah lebih jauh dari itu.

Hamas dapat mencalonkan seorang tokoh untuk presiden Palestina jika pemilihan presiden diselenggarakan,” kata Naim. 

“Tetapi berbicara tentang keputusan kepemimpinan Hamas dalam hal ini masih terlalu dini untuk saat ini,” sambungnya. ( Serambinews.com/Agus Ramadhan)

BERITA TERKAIT LAINNYA 

IKUTI DAN BACA BERITA SERAMBINEWS.COM DI GOOGLE NEWS 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved