Selasa, 12 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Keamanan Semu Dunia Digital

Keuntungan mereka dari data kita untuk keperluan periklanan,” jelas Dhyta Caturani dalam seminar bertemakan Journalist Security Assessment Tool

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
AYU ‘ULYA, Koordinator Perempuan Peduli Leuser, Anggota FAMe, dan Anggota AJI Banda Aceh, melaporkan dari Banda Aceh 

Salah satu metode dan perangkat asesmen risiko yang disarankannya adalah melalui penggunaan adaptasi Cybersecurity Assessment Tool (CAT).

“Metode dan perangkat asesmen risiko individu dan organisasi berguna untuk menciptakan kebutuhan strategi keamanan apa yang bisa dikembangkan sebagai protokol keamanan dalam lingkungan tersebut,” papar penerima Ford Global Fellows ini.

Perempuan yang kini bekerja sebagai Helpline Regional Coordinator di Access Now ini juga menilai keamanan fisik dan digital bagi masyarakat sama pentingnya.

Ketika data pengguna dikumpulkan, maka yang dapat dianalisis bukan saja perilaku (user habits), melainkan segala sumber informasi yang diakses pengguna ikut terekam.

“Hampir semua aplikasi mengambil data kita.

Semakin banyak aplikasi online yang kita pakai, maka semakin banyak data kita yang kita bagikan.

Jadi, bijaklah dalam menggunakan aplikasi demi memikirkan keamanan kita,” tegasnya.

Sang aktivis digital tersebut lantas memberikan tips sederhana menilai kemungkinan perangkat digital yang disusupi.

Dia menyebutkan bahwa perangkat digital tersebut bisa jadi tiba-tiba muncul banyak pop-up iklan, baterai yang seketika melemah, atau gawai menjadi cepat panas.

Namun, dia juga menyebutkan bahwa tidak semua aktivitas pengawasan digital memberi dampak khusus terhadap perangkat digital yang digunakan seseorang.

Ada pula perangkat digital yang disusupi, tetapi terlihat baik-baik saja.

Terutama jika perangkat digital tersebut disusupi perangkat pengintai bernilai jutaan dolar, seperti Spyware Pegasus.

“Waspadalah tanpa menjadi paranoid.

Lakukan digital forensik jika diperlukan,” sarannya.

Perempuan yang berkecimpung di dunia ‘digital security’ ini turut menambahkan informasi terkait pentingnya bagi pengguna perangkat digital untuk memahami Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan tetap berhati-hati.

Tidak sembarangan klik ketika mendapatkan sebuah link pemberitaan.

Menurutnya, waspada dalam mengakses informasi daring merupakan strategi keamanan digital paling sederhana.

Baca juga: Telkomsel-Universitas Medan Area Bahas Pemanfaatan Dunia Digital untuk Pengembangan Pendidikan

Baca juga: Remaja India Berusia 17 Tahun Berhasil Bangun Dunia Digital, Kliennya Dari Dalam dan Luar Negeri

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved