Breaking News:

Salam

Nasib Tambang Emas Bagaimana?

Pemerintah Aceh bersama DPRA membuat Qanun khusus untuk melegalkan tambang minyak bumi liar yang banyak beroperasi di daerah ini

Editor: bakri
Sumber Foto: Google
Ini salah satu lokasi tambang emas di Aceh Barat dilihat dari Google 

Pemerintah Aceh bersama DPRA membuat Qanun khusus untuk melegalkan tambang minyak bumi liar yang banyak beroperasi di daerah ini.

“Tahapan pembahasan rancangan qanunnya saat ini sudah mencapai 90 persen.

Sambil menunggu rancangan qanunnya disahkan DPRA, kita terus bekerja membuat persiapan pelaksanaan tahapan melegalkan tambang ilegal itu bersama DPRA, BPMA, Pertamina, Rekanan Migas, dan pihak Kabupaten/Kota,” kata Kepala Dinas ESDM Aceh, Ir Mahnidur MM, Kamis (21/7/2022).

Di Aceh ada 288 titik lokasi tambang minyak bumi ilegal yang tersebar di tiga kabupaten.

Di Kabupaten Bireuen, ada 160 lokasi.

Di Kabupaten Aceh Timur ada 121 lokasi.

Dan, di Kabupaten Aceh Tamiang, ada tujuh lokasi.

Rancangan Qanun Tambang Minyak Bumi yang sedang dibahas Komisi III DPRA untuk melegalkan tambang minyak bumi rakyat di Aceh itu, kata Mahdinur, isinya diselaraskan dengan berbagai regulasi tambang minyak bumi rakyat yang diatur Pusat, sehingga pada saat rancangan qanun itu nanti disahkan DPRA tidak bertentangan lagi dengan aturan di tingkat nasional.

Ketua Komisi III DPRA, Khairil Syahrial, mangatakan, tahapan pembahasan rancangan qanun tambang minyak bumi tinggal penetapan jadwal Rencana Dengar Pendapat Umum (RDPU) di dua daerah yaitu di Aceh Timur dan Bireuen.

Baca juga: Dinilai Membahayakan, YARA Minta Pj Bupati Tutup Tambang Emas Ilegal di Pidie

Baca juga: Aceh Jaya Optimis Bisa Eliminasi Malaria, tapi Tambang Emas Gunong Ujeun Jadi Kendala

Mengantisipasi lahirnya qanun khusus itu, Pemerintah Aceh/Dinas ESDM bersama BPMA akan memfasilitasi pembentukan Satgas dalam rangka pemetaan kluster-kluster penambangan minyak tradisional.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved