Breaking News:

Salam

Tiket Pesawat Naik Lagi, Banyak Sektor Terpukul

Harga tiket pesawat yang meroket menyusul kenaikan harga avtur atau bahan bakar pesawat, dikeluhkan banyak kalangan

Editor: bakri

Permasalahan itu semua yang harus dibenahi,” tutup Agus.

Ada banyak dampak yang telah timbul akibat kenaikan harga tiket pesawat ini.

Bagi maskapai penerbangan tentu menurunnya jumlah penumpang.

Kenaikan harga tiket pesawat hingga 25 % tentu terasa berat bagi mereka yang selama ini terbiasa bepergian dengan harga tiket yang relatif terjangkau.

Hal yang sama terjadi di bisnis perhotelan.

Hunian hotel atau penginapan juga akan menurun seiring berkurangnya jumlah orang yang bepergian antarkota.

Para pengusaha hotel sudah sering mengatakan, setiap kali terjadi kenaikan harga tiket pesawat dalam persentase yang besar, melebihi 15 persen, pasti akan menurunkan tingkat hunian hotel 20 hingga 40 persen.

Kalangan pengusaha travel, khususnya umrah mengaku terpaksa menaikkan tarif Rp 5 juta hingga Rp 7 juta.

Jika selama ini tarifnya perorang Rp 23 sampai Rp 25 juta/perjamaah, maka naik menjadi Rp 28 juta hingga Rp 30 juta perorang, bahkan bisa lebih.

Dampak lebih jauh adalah lesunya sektor pariwisata.

Sejumlah daerah tujuan wisata kemungkinan besar akan merasakan dampak dari kenaikan harga tiket ini.

Jika untuk berwisata di dalam negeri saja harus membayar mahal, bukan tidak mungkin masyarakat lantas memilih untuk berwisata ke luar negeri.

Pilihan berwisata ke luar negeri khususnya akan diambil oleh masyarakat yang bertetangga dengan negara lain.

Batam, Aceh, misalnya, akan memilih ke Singapura, Malaysia, Thailand, atau negara lain.

Sialnya, hingga kini, penerbangan dari Aceh ke luar negeri belum dimulai meskipun izin sudah ada tapi aturan-aturan teknisnya belum terbit dari kementerian teknis, khususnya Kementerian Perhubungan.

Nah?!

Baca juga: Pemerintah Diminta Atasi Mahalnya Tiket Pesawat, Kemenhub Sebut Akibat Lonjakan Avtur

Baca juga: Penjelasan Kemenhub Soal Harga Tiket Pesawat Mahal

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved