Rabu, 6 Mei 2026

Opini

Makna Sebuah Kemerdekaan

TUJUH puluh enam tahun lalu tepatnya 17 Agustus 1945, merupakan detik-detik hari yang paling bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
ABDUL GANI ISA,  Anggota Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh 

Hal ini akibat oknum yang ingin meraup untung demi kepentingan pribadi.

Jika seperti ini terus yang terjadi, tingkat perekonomian Bangsa akan sangat terganggu.

Bersyukur jangan kufur Tak ada pilihan lain selain bangsa ini bersyukur atas semua anugerah rahmat dan nikmat-Nya.

Ya, bila kita bersyukur Allah tambahkan nikmat yang selama ini sudah ada, namun bila kita kufur, azab Allah akan ditimpakan lebih berat lagi (QS.Ibrahim:7).

Menurut penulis, makna yang terkandung dalam kemerdekaan Indonesia yang saat ini kita peringati, sekali pun dalam suasana masih berjangkitnya virus corona, adalah mengingatkan kita untuk kembali kepada ajaran-ajaran ihsan, kebaikan, dan taawun, kembali untuk mengingat nilai-nilai perjuangan Bangsa ini, kembali untuk peduli pada Bangsa ini, serapuhnya apa pun Bangsa ini, segoyahnya apa pun Bangsa ini, lakukan hal yang baik untuk tetap bisa menegakkan Bangsa ini.

Karena semua tahu, bahwa kita sudah terlahir dari Bangsa yang besar ini.

Perjuangkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam syariat Islam, dan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa, jangan hanya disebutkan saja, tapi realisasikan dengan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika sang Pemimpin Bangsa ini dengan bijak menyatakan Kemerdekaan Indonesia, para pejuang revolusi lainnya saling membantu untuk menegakkan Kemerdekaan yang telah dinantikan oleh jutaan rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke (Papua).

Dan terjadilah peristiwa yang fenomenal, yang didengarkan oleh jutaan rakyat di berbagai pelosok Negeri ini.

Menjadi saksi di hari paling bersejarah bagi Bangsa Indonesia, sebuah momentum yang menggetarkan jiwa dan raga.

Seluruh rakyat bersyukur, bergembira dengan perasaan terharu pada saat peristiwa bersejarah itu terjadi.

Marilah melangkah bersama untuk kebaikan Bangsa ini, jagalah keutuhan Bangsa ini dengan segenap jiwa dan raga kita.

Janganlah jadi generasi yang berkepribadian egois ataupun mementingkan diri sendiri.

Mulailah berbagi dan membangun solidaritas sesuai semboyan Bangsa kita.

“Bhinneka Tunggal Ika” karena yang menentukan arah kemajuan Bangsa ini adalah diri kita semua.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved