Selasa, 21 April 2026

Kupi Beungoh

Nilai Pendidikan Dalam Momentum Kemerdekaan Indonesia 1945 - 2022

Jauh dari hebatnya para penjajah yang sudah memiliki peralatan perang yang sangat canggih dan memadai, dengan pasukannya yang sangat terlatih.

Editor: Amirullah
ist
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh 

Oleh: Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag*)

Jika dilihat dari keadaan pejuang Indonesia, yang tidak memiliki kelengkapan senjata modern yang memadai, dan tentara yang tidak terlatih, tidak sebagaimana tentera penjajah yang memiliki senjata canggih lengkap dan tentara penjajah yang sangat terlatih di medan perang.

Pejuang Indonesia dalam melawan penjajah hanya menggunakan senjata tradisional seperti parang, pedang, pisau, bambu runcing, dan senjata tradisional lainnya yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

Jauh dari hebatnya para penjajah yang sudah memiliki peralatan perang yang sangat canggih dan memadai, dengan pasukannya yang sangat terlatih.

Mustahil jika dipikir, Indonesia bisa meraih kemerdekaan jika dilihat dari kesiapan peralatan perang dan kemampuan perang pejuang Indonesia.

Dengan masa penjajahan yang sangat lama lebih 3,5 abad lamanya.

Penjajahan Jepang berlangsung selama 3 tahun sejak tahun 1942 hingga 1945.

Baca juga: Keresahan di Hari Perdamaian, di Tengah Tarik Ulur Pemerintah Pusat dan Aceh

Penjajahan Belanda selama 350 tahun. Masa yang sangat lama, sangat melelahkan, penuh dengan deraian darah dan air mata.

Lalu apa yang menjadi kekuatan bagi pejuang Indonesia, sampai mereka yang hanya menggunakan senjata sederhana namun bisa menghadiahkan kemerdekaan kepada kita saat ini.

Berikut ini sebagian modal atau kekuatan yang dimiliki oleh pejuang Indonesia:

Keimanan kepada Allah SWT, dengan keimanan menghadirkan leikhlasan dan keyakinan akan mendapatkan pahala syahid dari setiap perjuangan yang mereka lakukan.

Allah yang menjadi sumber semangat, semangat dengan janji Allah, Allah akan selalu selalu memberi pertolongan dan memberi kemenangan pada akhirnya. Namun caranya, Allah yang siapkan, tentu cara yang terbaik dan terindah menurut Allah SWT.

Baca juga: Sejenak Merenungi 17 Tahun Perdamaian Aceh Arti MOU Helsinki di Tengah Himpitan Kemiskinan

Sebagaimana Allah sebutkan dalam surat Al Anfal: 17 berikut ini:

Maka (sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka, dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. Al Anfal: 17).

Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, pada bulan Agustus 1945, tanggal: 6

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved