Breaking News:

Jurnalisme Warga

Harga BBM Naik, Harga Kebutuhan Meroket

Banyak Stasiun Pengisisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang diserbu pembeli untuk mendapatkan BBM dengan harga norma

Editor: bakri
Harga BBM Naik, Harga Kebutuhan Meroket
FOR SERAMBINEWS.COM
CHAIRUL BARIAH,  Wakil Rektor II Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, Dosen Fakutas Ekonomi Universitas Almuslim, dan Anggota FAMe Chapter Bireuen, melaporkan dari Matangglumpang Dua, Bireuen 

Toko ini menyediakan aneka oleh-oleh khas Aceh, sama seperti yang lain tujuan kami untuk membeli beberapa jenis cendera mata yang menarik sesuai dengan pesanan salah seorang perantau dari negeri seberang.

Pemilik toko ini menuturkan bahwa kenaikan harga BBM juga memengaruhi kelancaran industri rumah tangga yang digelutinya.

Harga bahan produksi mengalami kenaikan, sedangkan harga barang yang sudah jadi sulit untuk disesuaikan.

“Walaupun terkadang ada permintaan dalam jumlah banyak yang tidak dapat dipenuhi.

Hal ini membuat kami kehilangan pelanggan,” katanya.

Sebenarnya, harga bahan mentah yang diperlukan sudah mengalami kenaikan pada saat isu kenaikan BBM merebak.

Baca juga: VIDEO - Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Mahasiswa Demo di Kantor DPRA

Untuk menyiasatinya tak ada pilihan selain mengurangi tenaga kerja dan penurunan jumlah produksi.

Beberapa tahun sebelum pandemi Covid-19, usaha ini sangat lancar, tokonya dipenuhi dengan berbagai jenis koleksi kerawang khas Aceh yang dibuat berupa tas mulai dari yang kecil sampai yang besar, dompet pria dan wanita, gantungan kunci, dan lainlain.

Namun, kini hanya tinggal beberapa jenis saja.

Ketika wabah pandemi, daya beli masyarakat berkurang, harapannya setelah pandemi berlalu usaha ini akan lebih maju.

Ternyata, harapan tak sesuai dengan kenyataan: terpuruk saat pandemi, tertindas saat BBM naik.

Hal ini membuat penjualan suvenir tidak seperti yang dinginkan, di samping itu daya beli pencinta suvenir pun melemah.

Kurangnya kunjungan wisatawan mancanegara dan nasional datang ke Aceh turut memengaruhi penjualan oleh-oleh khas Aceh.

Sangat diperlukan adanya perhatian dari Dinas Pariwisata dan UKM dalam pengembangan usaha ini.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved