Jurnalisme Warga
Mengintip OSIS SMAN 1 Kutapanjang yang Mandiri dan Kreatif
Kegiatan melatih para operator sekolah mengelola e-rapor yang terintegrasi data pokok pendidikan (dapodik) di bawah kewenangan Cabang Dinas Pendidikan
Akibatnya, para dermawan yang peduli ekonomi syariah banyak terketuk hatinya untuk berkontribusi.
Saat saya mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan motivasi literasi, kepala sekolah memberi tahu bahwa dirinya baru saja memperoleh bantuan dari warga Aceh untuk koperasi syariah ini.
Meskipun tidak banyak, tetapi sudah sangat membantu.
Kamaruddin meminta saya untuk menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua OSIS SMAN 1 Kutapanjang, Syukriadi.
Para donatur berpesan bahwa bantuan tersebut dapat digunakan untuk dana simpan pinjam koperasi.
Tentu saja saya sangat tersanjung diberikan kepercayaan mewakili para donatur.
Bantuan yang diterima Koperasi Syariah SMAN 1 Kutapanjang sifatnya tidak mengikat.
Meskipun tidak mengikat, tetapi pengurus koperasi tetap membuat laporan pertanggungjawaban untuk dilaporkan kepada pengurus OSIS, sekolah, dan tentunya para donatur.
Selama koperasi tersebut berjalan, Kamaruddin menilai laporan pertanggungjawaban dari siswanya tersebut sangat transparan dan tidak kurang dari dana awal.
Bahkan, dana koperasi bertambah.
Ketua OSIS SMAN 1 Kutapanjang, Syukriadi, menjelaskan bahwa dana koperasi yang dimiliki digunakan dalam bentuk simpan pinjam dan usaha.
Baca juga: Parah! Oknum Guru Ini Ternyata Idap Hiperseks, Sudah Cabuli 40 Siswi, Modusnya Ajak Kegiatan OSIS
Konsep yang belum pernah saya temukan pada sekolah lain.
Saya semakin penasaran bagaimana teknis mereka menjalankan koperasi bersifat syariah.
Syukriadi menjelaskan secara rinci.
Siswa yang membutuhkan keperluan sekolah misalnya, diprioritaskan untuk meminjam pada koperasi syariah ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-ikatan-guru-indonesia-igi-kota-lhokseumawe-jon-darmawan-mpd.jpg)