Rabu, 13 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Mengintip OSIS SMAN 1 Kutapanjang yang Mandiri dan Kreatif

Kegiatan melatih para operator sekolah mengelola e-rapor yang terintegrasi data pokok pendidikan (dapodik) di bawah kewenangan Cabang Dinas Pendidikan

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
JON DARMAWAN, M.Pd Guru SMAN 7 Lhokseumawe, Mahasiswa S3 Teknologi Pendidikan Unimed, dan Pengurus IGI Aceh, melaporkan dari Blangkejeren, Gayo Lues 

Dana yang dipinjam dapat digunakan untuk membeli keperluan sekolah seperti alat tulis dan dan perlengkapan lainnya.

Tentu saja siswa yang meminjam ini memang sangat membutuhkan dan tidak memiliki uang.

Siswa yang meminjam ini tidak dikenakan bunga karena memang koperasi ini berbasis syariah.

Misalnya, seorang siswa SMAN 1 Kutapanjang yang seragam sekolahnya sudah mulai tidak layak pakai berencana membeli seragam tetapi orang tuanya belum memiliki uang saat itu.

Siswa tersebut meminjam uang koperasi sebesar Rp200.000 pada 1 Februari 2022 dengan jangka waktu pembayaran dua bulan.

Siswa ini akan mengembalikan pinjaman ini pada dua bulan kemudian.

Sebanyak Rp100.000 dikembalikan pada 1 Maret dan sisanya dibayarkan pada 1 April 2022.

Secara nominal tidak ada keuntungan memang dari sistem simpan pinjam ini.

Namun, sangat membantu memecahkan masalah yang dihadapi siswa tertentu.

Saat saya tanyakan apakah semua siswa mengembalikan pinjaman, Syukriadi mengaku bahwa hingga saat ini belum ada satu siswa pun yang menunggak pembayaran.

Saya semakin penasaran dari mana koperasi ini memperoleh keuntungan.

Ternyata koperasi ini menjalankan usaha seperti menyediakan perlengkapan sekolah dan takjil (wirausaha khusus bulan Ramadhan, berjualan di pasar menjelang buka puasa).

Dana awal yang mereka miliki termasuk bantuan dari alumni dan hibah warga Aceh yang peduli ekonomi syariah digunakan sebagai modal.

Keuntungan dari usaha ini dimanfaatkan sebagai kas OSIS.

Melalui kas inilah mereka menjalankan berbagai kegiatan OSIS.

Selain itu, keuntungan tersebut juga digunakan untuk menambahkan modal usaha.

Saat terjadi pergantian pengurus OSIS, mereka mewariskan keuntungan sebagai dana kas OSIS.

Sesuatu yang sangat jarang terjadi di sekolah lain.

SMAN 1 Kutapanjang yang berada di Kecamatan Kutapanjang pada jalur Blangkejeren– Aceh Barat Daya (Abdya), meskipun berada di antara Bukit Barisan, tetapi telah membuka mata saya bahwa siswa SMA mampu menjalankan usaha dan koperasi berbasis syariah.

Reportase ini diharapkan menjadi inspirasi bagi saya dan sekolah lain untuk menerapkan program kreatif dan inovatif seperti SMAN 1 Kutapanjang sekaligus ajang pembelajaran bagi siswa.

Semoga. (darmawanbuchari@ gmail.com) 

Baca juga: OSIS SMAN 2 Delima Pidie Gelar Latihan Kepemimpinan Siswa

Baca juga: Pengurus Osis SMP Negeri 2 Tapaktuan Dilantik, Ini Harapan Kepala Sekolah

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved