Jurnalisme Warga

Fatahillah, sang Penakluk Sunda Kelapa Keturunan Aceh

'Fadhillah' lebih memungkinkan untuk dicocokkan sebagai verifikasi dengan berita Portugis yang menyebutkan nama 'Falatehan'

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Fatahillah, sang Penakluk Sunda Kelapa Keturunan Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
MELINDA RAHMAWATI, Alumnus Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA dan mantan peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Kampus Universitas BBG, melaporkan dari Jakarta

OLEH MELINDA RAHMAWATI, Alumnus Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA dan mantan peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Kampus Universitas BBG, melaporkan dari Jakarta

SABTU, 10 September 2022. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan bahwa kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, telah berganti nama menjadi Batavia.

Hal ini dilakukan setelah kawasan tersebut direvitalisasi hampir di setiap sudut bangunannya.

Sebuah kawasan yang dilindungi oleh Pemprov DKI Jakarta di bawah naungan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dihidupkan kembali seperti era kejayaannya, Masa VOC tahun 1619.

Arsitektur bangunannya dari mulai dinding, kayu pintu, bahkan rel trem yang ada pada zaman itu kembali dihadirkan.

Sebagai kotametropolitan, tentu kawasan Kota Tua ini menjadi destinasi wisata yang sangat menarik dengan suasana khas Eropa tempo doeloe.

Sekilas mengenai kawasan ini, memang merupakan pusat dari kegiatan administrasi VOC hingga akhirnya setelah VOC bangkrut menjadi pusat pemerintahan kolonial Belanda.

Penggunaan nama Hindia Timur menjadi penanda bahwa kawasan Nusantara menjadi daerah kolonial Belanda di Asia.

Padatnya lalu lintas perdagangan rempah dan aktivitas masyarakat tempo doeloe masih dapat kita rasakan melalui bangunanbangunan di kawasan Kota Tua tersebut.

Di sekitar kawasan Kota Tua dapat kita jumpai dua kawasan yang berdekatan jaraknya, tapi berbeda corak kemasyarakatannya.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Tiga Bersaudara Keturunan Aceh yang Jadi Tokoh Besar di Malaysia

Baca juga: VIDEO - Studi Manajemen Masjid, Wabup Abdya Live di Radio Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta

Daerah itu kita kenal dengan kawasan Glodok dan kawasan Pekojan.

Kawasan Glodok persis berada di selatan dari kawasan Kota Tua.

Sedangkan kawasan Pekojan berada di barat dari kawasan tersebut.

Kawasan Glodok sejak masa sebelum VOC memang sudah dihuni oleh para pedagang Tionghoa, sedangkan kawasan Pekojan dihuni oleh para pedagang dan ulama dari Haramain (Arab).

Ketiga kawasan tersebut masih ada hingga hari ini dan masih diupayakan dalam pelestarian terkait bangunan-bangunan bersejarah yang berlokasi di sana.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved