Internasional

Suku Kurdi Tetap Jadi Sasaran Turkiye dan Iran Sejak Abad ke-20, Tanah Air Tak Pernah Terwujud

Suku Kurdi merupakan kelompok etnis non-Arab yang berjumlah hingga 35 juta orang yang impiannya akan tanah air digagalkan secara brutal sepanjang abad

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria melintasi sebuah kawasan yang rusak terkena serangan rudal dan drone Iran di kawasan Kurdi, Irak Utara. 

Setelah perang saudara Suriah pecah pada tahun 2011, mereka memanfaatkan kekacauan tersebut untuk mendirikan wilayah otonomi Kurdi, Rojava, di Suriah utara, di perbatasan Turkiye.

Turkiye sejak itu telah melakukan tiga serangan lintas batas yang menargetkan pasukan Kurdi di Suriah pada 2016, 2018, dan 2019.

Di Iran, di mana pemberontakan Kurdi ditekan dengan keras pada tahun 1979, pihak berwenang menuduh kelompok Kurdi menghasut kerusuhan.

Sebuah istilah untuk protes massal yang dipicu oleh kematian Amini pada September 2022.

Baca juga: Turkiye Lancarkan Serangan Udara ke Militan Kurdi di Suriah dan Irak, Balas Serangan Bom Istanbul

Amini berasal dari kota Saqqez yang berpenduduk mayoritas Kurdi di barat laut Iran, dekat perbatasan Irak.

Beberapa kota mayoritas Kurdi, termasuk Mahabad, Javanroud dan Piranshahr, telah menyaksikan protes besar atas kematiannya dan pembunuhan para demonstran.

Puluhan orang tewas dalam penumpasan itu.

Teheran juga telah meluncurkan serangan rudal lintas batas dan serangan pesawat tak berawak terhadap kelompok oposisi Kurdi di pengasingan yang berbasis di Irak.

Di Irak, Kurdi dianiaya di bawah rezim Saddam Hussein yang didominasi Arab Sunni dan bangkit setelah kekalahan Irak dalam Perang Teluk 1991.

Mereka membentuk otonomi de facto di utara, yang diresmikan oleh konstitusi Irak tahun 2005.

Pada 2017, Kurdi Irak memilih kemerdekaan dalam referendum yang tidak mengikat.

Bagdad sangat marah dan, sebagai pembalasan, merebut sebagian besar wilayah yang dikuasai Kurdi, termasuk ladang minyak yang menjadi andalan keuangan daerah otonom itu.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved