Breaking News:

Salam

Benarkah KUHP Melanggar HAM?

Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP baru) Indonesia terus mendapat kritik dari luar negeri

Editor: bakri
Biro Humas Kementerian Kominfo/Berto
Menkominfo Johnny G Plate (Kiri) dan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia 

KITAB Undang undang Hukum Pidana ( KUHP baru) Indonesia terus mendapat kritik dari luar negeri.

Seorang anggota Perlemen ASEAN mengatakan KUHP yang baru itu adalah kemunduran.

Sedangkan Perserikatan Bangsa bangsa (PBB) menyatakan bagian bagian dari KUHP yang baru disahkan itu tidak sesuai dengan kebebasan fundamental dan hak asasi manusia.

Sebelum PBB mengkritik, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Sung Y Kim juga menyorot KUHP baru, khususnya mengenai ranah privat yang dianggapnya berdampak pada iklim investasi di Indonesia.

Kim menganggap KUHP baru melanggar kebebasan fundamental dan HAM.

Sejumlah media asing juga menyoroti masalah itu.

KUHP disahkan jadi undang undang dalam rapat paripurna DPR yang digelar kemarin, Selasa, 6 Desember 2022.

Dalam draf akhir R KUHP versi 30 November 2022, undang undang itu terdiri atas 624 pasal dan 37 bab.

KUHP baru bakal resmi berlaku 3 tahun mendatang.

Sesungguhnya, pengesahan itu memang dilakukan di tengah penolakan sebagian publik yang menilai KUHP baru itu memuat banyak pasal kontroversial dan melanggar Hak Asasi Manusia ( HAM) hingga kebebasan berpendapat.

Namun demikian, pelaksana tugas Direktur Jenderal Peraturan Perundang Undangan Kementerian Hukum dan HAM, Dhahana Putra mengatakan tidak benar jika pasal KUHP soal ranah privat atau moralitas membuat investor maupun wisatawan asing lari dari Indonesia.

Baca juga: KUHP Terbaru: Menghina Seseorang Secara Lisan dan Tulisan Bisa Dipenjara 6 Bulan

Baca juga: Tanggapi Pasal Perzinahan di KUHP, Anggota DPR RI Sebut untuk Cegah Pergaulan Bebas

Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto juga mengklaim KUHP yang baru saja disahkan adalah langkah progresif.

Dia menyoroti secara khusus urusan privat, kini tidak dapat diintervensi negara.

"Memang, wartawan CNN berkomentar bahwa Indonesia telah berubah menjadi negara konservatif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved