Salam

Harus Lebih Hemat, Kasihani Rakyat

Tito Karnavian mengingatkan para penjabat kepala daerah di Aceh untuk benar-benar menyusun anggaran daerah secara baik dan harus pro rakyat Sebab.

Editor: bakri
Harus Lebih Hemat, Kasihani Rakyat - peluncuran-perangko.jpg
For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki mendampingi Menkopolhukam, Mahfud MD, dan Mendagri ,Tito Karnavian, melakukan peluncuran perangko seri Pos Lintas Batas sekaligus berkirim surat dengan menggunakan perangko tersebut, di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (22/12/2022).
Harus Lebih Hemat, Kasihani Rakyat - Rakor-Pimpinan-Daerah-di-Meuligoe.jpg
Foto Humas Pemerintah Aceh
Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki mendampingi Menkopolhukam Mahfud MD, dan Mendagri Tito Karnavian, dalam Rakor Pimpinan Daerah di Anjong Mon Mata, Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (22/12/2022).

Tito juga menegaskan akan melakukan evaluasi tiga bulanan kepada para penjabat kepala daerah.

“Kita tentu ingin para Pj ini punya konsep, saya ingin perbaiki manajemen yang ada, terutama terkait pendapatan dan belanja tepat sasaran demi rakyat,” pungkas Mendagri.

Kepala Bappeda Aceh, H T Ahmad Dadek menyatakan, "Belanja pegawai Pemerintah Aceh itu sudah sangat efisien, hanya 26,86 persen atau senilai Rp 2,8 triliun dari pagu APBA 2022 Rp 16,740 triliun.

" Dadek menjelaskan, belanja pegawai Pemerintah Aceh sebesar 26,86 persen atau senilai Rp 2,806 triliun itu digunakan untuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai Rp 1,591 triliun, belanja tambahan ASN Rp 564,587 miliar, tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya ASN Rp 576,753 miliar, belanja dan gaji tunjangan DPRA Rp 49,445 miliar, belanja gaji dan tunjangan Gubernur dan Wakil Gubernur Rp 3,977 miliar, belanja penerimaan lainnya Pimpinan DPRA serta Gubernur/Wakil Gubernur Rp 4,206 miliar.

Selain itu, masih ada belanja Pegawai BOS Rp 13,791 miliar dan Belanja Pegawai BLUD Rp 2,336 miliar.

Dari pagu APBA senilai Rp 16,740 triliun itu, digunakan untuk belanja barang dan jasa sebesar 59,16 persen atau Rp 6,180 triliun.

Adapun penggunaannya adalah untuk belanja barang Rp 2,211 triliun dan belanja jasa Rp 2,202 triliun.

Meski demikian, Mendagri masih melihat ada peluang besar jika Pemprov Aceh mau meningkatkan anggaran untuk rakyat.

Dan, terpilihnya Achmad Marzuki sebagai penjabat gubernur terbaik menjadi kesempatan penting juga bagi Aceh untuk membuat formula APBA lebih pro rakyat.

Demikian pula di kabupaten/kota, ongkos pemerintah jangan terlalu menggerogoti hak rakyat.

Nah?!

Baca juga: Pemkab Nagan Ikut Bahas Inflasi Daerah dengan Kemendagri, Mendagri Tito Karnavian Tanyakan Ini

Baca juga: Tri Tito Karnavian Lantik Pj Ketua TP PKK Provinsi Aceh & Pj Ketua TP PKK 5 Kabupaten/Kota di Papua

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved