Berita Lhokseumawe

Giliran Disdikbud Lhokseumawe Larang Siswa Bawa Lato-Lato ke Sekolah, Ini Sanksi Bila Dilanggar

Larangan tersebut didasari lantaran permainan lato lato bisa mengganggu ketenangan belajar, karena suaranya yang berisik.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, A Harris. 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Permainan lato lato kini sedang viral. Hampir semua anak suka akan permainan yang memerlukan keterampilan khusus ini.

Tidak terkecuali di Kota Lhokseumawe. Mayoritas anak-anak sekarang ini bermain lato lato.

Namun untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan imbauan agar para pelajar tidak boleh membawa lato lato ke sekolah.

Sedangkan bila ditemukan permainan lato lato tersebut sama siswa, maka akan langsung disita.

Hal serupa sebelumnya juga diterapkan di lingkungan sekolah di Kabupaten Bireuen, setelah Disdikbud Bireuen mengeluarkan surat edaran tentang larangan permainan lato-lato di tempat pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Lhokseumawe, A Harris kepada Serambinews.com, Selasa (10/1/2023), mengakui, kalau pihaknya telah mengimbau kepada seluruh kepala sekolah agar mensosialisasikan kepada para pelajar tentang larangan membawa lato lato dan permainan lainnya ke sekolah.

Baca juga: Permainan Lato-lato Makan Korban, Bocah 8 Tahun di Kalbar Harus Operasi Mata

Larangan tersebut didasari lantaran permainan lato lato bisa mengganggu ketenangan belajar, karena suaranya yang berisik.

Di samping juga sangat berisiko terhadap keselamatan pelajar dengan kondisi benda lato lato itu yang rentan pecah dan talinya putus.

Lanjut A Harris, sesuai laporan dari pihak sekolah, terkait imbauan ini sudah disosialiisasikan kepada para pelajar.

"Kita juga mengharapkan agar para orang tua murid bisa ikut memantau agar anaknya tidak bawa lato lato ke sekolah atau permainan lainnya," pungkas A Harris.

Baca juga: Disdikbud Bireuen Larang Permainan Lato Lato di Sekolah, Dianggap Membahayakan dan Ganggu PBM

Pedagang Lato Lato menjamur

Dengan viralnya lato lato, maka para pedagang permainan tersebut kini mulai menjamur di Kota Lhokseumawe.

Pantauan Serambinews.com, hampir di setiap sudut Kota Lhokseumawe kini hadir pedagang lato lato.

Harga yang dijual pedagang untuk satu lato lato pun bervariasi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved